Vaksin Anak 1 Tahun, Apakah Masih Diwajibkan?

Vaksin Anak 1 Tahun, Apakah Masih Diwajibkan?

Vaksin anak 1 tahun atau diatasnya sebagian besar merupakan imunisasi ulangan atau yang disebut booster. Pengulangan dalam imunisasi diberikan untuk meningkatkan kembali kemampuan proteksi setelah beberapa waktu. Bila imunisasi pengulangan tidak dilakukan, kemampuan proteksi tubuh menurun, maka anak dapat dengan mudah tertular penyakit. Selain imunisasi ulangan atau booster tersebut, di atas usia 1 tahun juga terdapat imunisasi Varicela atau cacar air, Hepatitis A, dan Tifoid atau tipes yang mulai diberikan ketika anak berusia usia 2 tahun.

Indonesia adalah salah satu negara tropis, sehingga penyakit-penyakit tersebut masih merupakan penyakit endemik dan menjadi masalah kesehatan yang serius. Oleh karena itu, usaha pencegahan harus tetap dilakukan dengan memberikan imunisasi. Imunisasi di atas usia 1 tahun, baik yang sifatnya ulangan maupun bukan ulangan, sebaiknya tetap diberikan. Bila pemberian imunisasi sudah terlambat, maka dapat dilakukan imunisasi kejar sehingga imunisasi tetap dapat diberikan.

Jadwal Pemberian Vaksin Anak 1 Tahun

Jadwal imunisasi bayi alangkah baiknya diketahui oleh para orang tua. Dengan mengetahui jadwal imunisasi ini, bayi di harapkan mendapatkan kekebalan tambahan guna mengarungi kehidupan kedepannya. Pada saat awal kelahiran, bayi memang akan mendapat kekebalan atau perlindungan alami dari ibunya. Kekebalan alami bayi ini di dapat saat di lakukan proses inisiasi dini.

Namun, kekebalan atau perlindungan alami ini hanya bersifat sementara dan hanya berlaku terhadap suatu jenis penyakit tertentu yang memang ibu bayi memiliki kekebalan terhadap penyakit tersebut. Antibodi ini tidak akan bertahan lama, maka bayi rentan terkena berbagai penyakit, oleh karena itu disinilah fungsi imunisasi untuk meneruskan kekebalan alami kepada bayi yang telah di berikan oleh ibunya.  Adapun cara kerja imunisasi ini biasanya dengan cara menyuntikkan atau meneteskan vaksin ke dalam tubuh bayi.

Vaksin yang di berikan ini sebetulnya adalah sejenis kuman atau bakteri yang telah di lemahkan. Ketika, kuman tersebut masuk ke dalam tubuh bayi, maka bayi akan bereaksi dengan membentuk antibodi sendiri untuk melawan kuman tersebut. Jadi dengan diberi imunisasi, sebetulnya adalah memacu sistem tubuh bayi untuk memproduksi kekebalan tubuhnya, sehingga, ketika suatu saat nanti bayi benar-benar terserang oleh kuman yang sebenarnya, tubuh bayi telah memiliki antibodi untuk melawannya.

Beberapa Macam Vaksin Anak 1 Tahun

Berikut ini beberapa jenis vaksin atau imunsasi untuk anak usia 1 tahun atau lebih, diantaranya yaitu;

-Imunisasi BCG

Ketahanan terhadap penyakit TB atau Tuberkulosis berkaitan dengan keberadaan virus tubercle bacii yang hidup didalam darah. Itulah mengapa agar memiliki kekebalan aktif, dimasukkan jenis basil tak berbahaya ini ke dalam tubuh, alias vaksinasi BCG atau Bacillus Celmette-Guerin.

-Imunisasi Hepatitis B

Imunisasi ini merupakan langkah efektif untuk mencegah masuknya VHB, yaitu virus penyebab penyakit hepatitis B. Hepatitis B dapat menyebabkan sirosis atau pengerutan hati, bahkan lebih buruk lagi mengakibatkan kanker hati.

-Imunisasi Polio

Imunisasi polio akan memberikan kekebalan terhadap serangan virus polio. Penyakit akibat virus ini dapat menyebabkan kelumpuhan.

-Imunisasi DTP

Dengan pemberian imunisasi DTP, diharapkan penyakit difteri, tetanus, dan pentusis, menyingkir jauh dari tubuh si kecil.

-Imunisasi Campak

Sebenarnya bayi sudah mendapatkan kekebalan campak dari ibunya. Namun seiring bertambahnya usia, antibodi dari ibunya semakin menurun sehingga butuh antibodi tambahan lewat pemberian vaksin campak. Penyakit ini disebabkan oleh virus Morbili.

-Imunisasi HIB

Penyakit Hib bisa dicegah melalui imunisasi Hib. Imunisasi Hib tidak dapat melindungi kanak- kanak daripada mendapat penyakit yang disebabkan oleh bakteria/ virus yang lain. Kanak- kanak mungkin boleh mendapat lain jenis jangkitan radang paru- paru, radang selaput otak atau selesma.  Semua bayi berumur 2, 3 dan 5 bulan perlu diberi imunisasi Hib Imunisasi Hib diberikan sebanyak 3 dos. Umur Dos: 2 bulan Dos 1, 3 bulan Dos 2, 5 bulan Dos 3

-Imunisasi Rotavirus

Rotavirus merupakan penyakit yang banyak menyerang anak-anak dan menyebabkan kematian. Studi terbaru mengungkapkan vaksin rotavirus terbukti efektif dan memberikan perlindungan yang luas. Baru-baru ini sebuah vaksin rotavirus diperkenalkan dan telah terbukti sangat efektif serta memiliki beberapa manfaat yang tidak terduga.

Hal ini karena vaksin tersebut memberikan perlindungan yang lebih luas bagi anak yang menerima vaksin dan orang-orang disekitarnya. Para peneliti yang mengevaluasi vaksin tersebut menyimpulkan vaksin ini efektif karena terbukti menurunkan pasien rawat inap akibat diare di rumah sakit sebanyak 50 persen. Penurunan ini terjadi hanya setelah 2 tahun program imunisasi dimulai.

-Imunisasi Pnemokokus.

Vaksin pneeumokokus konjungat merupakan vaksin kedua yang digunakan untuk mencegah radang selaput otak (Hib adalah yang pertama). Dulu vaksinini hanya dianjurkan untuk dewasa berusia 65 tahun atau lebih dan tidak digunakan pada anak karena tipe vaksin yang terdahulu (polisakarida) tidak bagus digunakan pada anak. Vaksin ini memberikan kekebalan terhadap 7 strain bakteri pneumokokus penyebab terbanyak infeksi serius pada anak. Vaksin ini baru dapat mencega infeksi telinga tengah, meningitis, pneumonia (radang paru), dan bakteremia akibat bakteri pneumokokus.

-Imunisasi influenza.

Imunisasi influenza untuk pencegahan influenza musiman. Influenza merupakan  penyakit yang disebabkan oleh virus influenza. Ada berbagai jenis virus flu, dimana mereka sering ditularkan melalui batuk dan bersin. Gejala influenza suhu tinggi, nyeri otot, batuk, sakit kepala dan kelelahan yang berlebihan. Flu biasanya berlangsung selama antara dua dan tujuh hari dan biasanya membaik secara spontan. Kebanyakan orang bisa sembuh sepenuhnya, tetapi komplikasi, seperti infeksi dada atau pneumonia, berkembang di beberapa kasus. Vaksin anak 1 tahun memang baik untuk kesehatan si kecil.

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply