Tahap Perkembangan Dan Pertumbuhan Balita Yang Perlu Diketahui

Tahap Perkembangan Dan Pertumbuhan Balita Yang Perlu Diketahui

Tahap perkembangan dan pertumbuhan balita merupakan hal yang penting untuk selalu di follow-up. Seorang anak kecil tidak sama dengan orang dewasa berukuran lebih mini. Anak kecil masih merngalami proses pertumbuhan serta perkembangan. Dua proses ini merupakan hal yang penting bagi masa depan anak. Keterlambatan atau kelainan pada tahap perkembangan bayi dapat berdampak buruk bagi anak. Hal inilah alasan mengapa mengetahui tahap perkembangan bayi menjadi hal yang penting.

Mengetahui tahap perkembangan bayi bukanlah hanya sekadar mencatat perubahan tinggi badan, berat badan atau lingkar kepala. Hal lain yang harus selalu dipantau dari perkembangan bayi adalah kemampuan motoriknya, suatu kemampuan dengan menggunakan otot, dan kemampuan berbahasanya. Banyak dokter anak yang setuju bahwa orangtua sebaiknya mengetahui tahap perkembangan bayi dengan maksud agar dapat melakukan intervensi dini bila anak mengalami keterlambatan.

Panduan Mengenai Tahap Perkembangan Dan Pertumbuhan Balita

Perkembangan ialah bertambahnya kemampuan struktur dan fungsi tubuh menjadi lebih kompleks yang sifatnya kualitatif. Mengukur perkembangan lebih sulit dibandingkan pertumbuhan yang dapat dinilai secara kuantitatif. Sifat perkembangan adalah bertahap dan berurutan. Dan perkembangan pada tahap sebelumnya merupakan dasar bagi tahap perkembangan selanjutnya. Contohnya anak pasti akan lebih dahulu dapat berdiri sebelum berjalan dan berdiri merupakan dasar dari kemampuan berjalan.

Perlu diketahui bahwa panduan tahap perkembangan bayi ini merupakan patokan kasar. Misalnya seorang anak dapat berjalan pada umur 1 tahun, ada pula anak lain yang dapat berjalan pada usia 14 bulan atau 9 bulan namun ternyata normal. Jangan membanding -bandingkan perkembangan bayi Anda dengan teman sebayanya atau saudaranya. Karena anak merupakan seorang individu yang memiliki keunikannya tersendiri.

Urutan Tahap Perkembangan Dan Pertumbuhan Balita

Saat memasuki usia 1 bulan balita sudah bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Tangan dan kaki bergerak aktif
  • Kepala menoleh ke samping kanan dan kiri
  • Bereaksi terhadap bunyi-bunyian
  • Menatap wajah orangtua atau orang lain

Saat memasuki usia 2 bulan balita sudah bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Mengangkat kepala dan leher ketika sedang tengkurap
  • Tersenyum ketika mendengar suara orangtua atau orang lain
  • Mata dapat mengikuti gerakan orang lain

Saat memasuki usia 3 bulan balita sudah bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Menggenggam benda , objek atau  mainan
  • Tersenyum pada orang lain
  • Mulai membuat suara dengan mulutnya, tertawa bahkan berteriak

Saat memasuki usia 4 bulan balita sudah bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Dapat mengangkat kepalanya dengan tegak
  • Mulai mengeluarkan suara yang mirip dengan kata -kata (babbling)
  • Tertawa bila diajak berkomunikasi
  • Senang bermain dengan orang lain dan menangis bila permainan dihentikan
  • Senang meniru suara -suara
  • Meniru mimik muka orang lain seperti cemberut atau tersenyum
  • Mulai mengenal orang tua dari kejauhan
  • Menggerakan tangan ke mulut

Saat memasuki usia 6 bulan balita sudah bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Mengenali mana wajah yang dikenal mana yang asing
  • Berguling dari perut ke punggung, lalu dari punggung ke perut
  • Memindahkan benda atau objek dari tangan yang satu ke tangan yang lainnya
  • Menaruh benda atau objek ke dalam mulut
  • Senang bermain dengan orang lain terutama orangtua
  • Mulai belajar duduk
  • Memperlihatkan rasa penasaran terhadap objek yang jauh dari jangkauannya dan mencoba mengambilnya
  • Merespon bila dipanggil namanya
  • Menemukan benda atau  objek yang tidak kelihatan dari pandangannya

Saat memasuki usia 9 bulan balita sudah bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Mulai takut kepada orang asing
  • Tergantung pada orangtua atau tidak mau dengan orang lain
  • Mempunyai mainan favorit
  • Menunjuk sesuatu menggunakan jari
  • Posisi duduk tanpa dibantu
  • Berdiri dengan berpegangan
  • Mulai merangkak

Saat memasuki usia 4 tahun balita sudah bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Senang melakukan hal baru
  • Lebih senang bermain dengan teman sebaya disbanding dengan diri sendiri
  • Bekerjasama dengan anak lain
  • Dapat bernyanyi dengan lirik yang mudah diingat
  • Dapat bercerita
  • Menggambar lingkaran dan persegi
  • Mengendarai sepeda roda 3
  • Anak usia 3 -4 tahun adalah tahap perkembangan bayi dan balita yang menginjak fase keras kepala

Saat memasuki usia 5 tahun  balita sudah bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Lebih mentaati dan mengerti peraturan
  • Senang bernyanyi dan menari
  • Mengerti mengenai perbedaan gender
  • Menunjukkan kemandirian misalnya dapat pergi ke rumah tetangga sendirian

Perlu diingat bahwa tidak semua anak akan mengikuti panduan tahapan perkembangan bayi seperti di atas. Perkembangan banyak dipengaruhi oleh faktor lain. Misalnya saja kepribadian anak. Anak yang penakut dan kurang aktif atau senang melakukan pengamatan objek secara mendetail biasanya dapat berjalan lebih lambat. Anak yang tidak penakut dan selalu aktif akan dapat berjalan lebih cepat. Orangtua dan orang rumah pun turut menjadi faktor di tahapan perkembangan bayi.

Orangtua yang lebih sering mengajak anaknya bicara akan membuat anak berkembang lebih baik di bidang bahasanya. Maka sangatlah penting untuk selalu merangsang bayi Anda berbahasa dengan mengajaknya berinteraksi. Orangtua pun hendaknya merangsang anak untuk melakukan gerakan seperti duduk, berdiri dan berjalan. Mengetahui tahapan perkembangan dan pertumbuhan balita memang hal yang menguntungkan. Sebab Anda dapat menjadikan panduan ini sebagai pertimbangan dasar dari penilaian perkembangan anak Anda. Jangan lupa untuk membawanya ke dokter bila anak telah terlambat 4 bulan dari waktu yang harusnya terjadi.

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply