Tahap Perkembangan Balita Yang Penting Namun Jarang Disadari

Tahap Perkembangan Balita Yang Penting Namun Jarang Disadari

Tahap perkembangan balita harus selalu di follow up. Masa balita adalah fase dimana proses pertumbuhan dan perkembangan berjalan dengan begitu pesatnya. Bisa dibilang dua proses ini berpengaruh besar terhadap masa depan anak nantinya.

Perlu orang tua pahami juga bahwa mengetahui pertumbuhan dan perkembangan balita bukan hanya sekedar mencatat perubahan lingkar kepala, tinggi badan, dan berat badannya saja. Namun lebih dari itu, ada hal lain yang harus selalu dipantau, seperti kemampuan motoriknya dan juga kemampuan berbahasanya.

Selain itu tahap perkembangan anak ini dimaksudkan agar supaya orang tua bisa melakukan intervensi manakala si kecil tumbuh kembangnya mengalami keterlambatan. Sebab faktanya pertumbuhan dan perkembangan balita ini berbeda-beda satu dengan lainnya.

Tahap Perkembangan Batita Usia 1 Tahun

Ulasan terkait dengan perkembangan balita kali ini akan diawali dengan perkembangan balita usia 1 tahun. Umumnya balita umur 1 tahun memiliki perkembangan sebagai berikut ini:

  1. Pertumbuhan

Umumnya ketika balita sudah memasuki umur satu tahun dari segi berat badannya sudah naik 3 kali jika dibandingkan dengan berat badan saat pertama dilahirkan. Untuk tinggi badannya juga sudah bertambah setengah dari tinggi badan saat dilahirkan. Sedangkan untuk ukuran otak, balita usia 1 tahun umumnya besar otaknya 60% dari ukuran orak orang dewasa.

  1. Kemampuan Motorik

Sementara itu, untuk kemampuan motoriknya balita usia 1 tahun umumnya sudah dapat berdiri tegak tanpa memerlukan bantuan serta sudah mulai bisa berjalan secara perlahan. Selain itu balita usia 1 tahun ini umumnya juga sudah mampu untuk berdiri sendiri tanpa harus dibantu.

  1. Kemampuan Bahasa

Tahap perkembangan pada balita usia 1 tahun dari segi kemampuan bahasa umumnya balita sudah bisa merespon berbagai pertanyaan yang Bunda ajukan kepadanya. Selain itu umumnya juga sudah mampu melakukan beberapa gerakan tubuh yang sederhana. Contohnya seperti menganggukkan kepala atau menggoyangkan tangannya sebagai arti ‘selamat tinggal’.

  1. Kemampuan Kognitif

Pada usia 1 tahun ini umumnya si kecil sudah mulai menirukan semua gerakan serta prilaku Anda, untuk itulah berhati-hati dan juga perhatikan prilaku Anda saat di depan si kecil.

Selain itu si kecil umumnya juga sudah mampu untuk menaruh serta memindahkan beberapa barang, mainan, serta melakukan perintah yang sifatnya sederhana, misalnya’taruh mainan itu’ dan sejenisnya.

Tahap Perkembangan Pada Anak Usia 2 Tahun

Saat si kecil sudah berusia 2 tahun, umumnya pertumbuhan dan perkembangan si kecil adalah sebagai berikut ini:

  1. Pertumbuhan

Balita umur 2 tahun rata-rata tinggi badannya sudah mencapai 38 cm dari panjang saat lahir. Namun perlu diperhatikan adalah pada usia ini pertumbuhan anak cenderung menurun dibandingkan saat balita berumur 1 tahun.

Umumnya pertambahan berat badan pada anak usia 12-24 bulan adalah 1,5 sampai 2,5 kg. Sedangkan untuk pertumbuhan tingginya rata-rata 1,3 sampai dengan 2,5 cm dari sebelumnya.

  1. Kemampuan motorik

Meskipun untuk pertumbuhannya cenderung sedikit melamban namun dalam hal perkembangan motorik anak usia 2 tahun cenderung berkembang dengan sangat pesat. Misalnya saja si kecil sudah bisa menaiki tangga dengan perlahan, sudah bisa menendang bola, dan bahkan sudah bisa memulai untuk berlari kecil. Tidak hanya itu saja, bahkan sebagaian besar balita usia 2 tahun ini sudah mampu berdiri di atas jari-jari kakinya.

  1. Kemampuan Bahasa

Anak usia 2 tahun ini setidaknya sudah memiliki 50 kosakata serta sudah bisa menyebutkannya dengan baik. Selain itu juga sudah dapat mengatakan 2 kata dalam 1 frase sekaligus, serta sudah mampu untuk mengulang-ulang perkataan dari orang dewasa.

  1. Kemampuan Kognitif

Tahap perkembangan pada batita usia 2 tahun dari segi kognitifnya umumnya si kecil sudah mampu mengetahui perbedaan waktu, seperti halnya sekarang, nanti, beberapa menit lagi, dan bahkan kata selamanya.

Bahkan ada yang sudah bisa melakukan beberapa hal yang sifatnya sederhana yang Anda instruksikan kepadanya, seperti ‘taruh mainan itu’ dan sebagainya. Pada usia ini umumnya si kecil juga sudah mulai berfantasi atau bermain pura-pura dengan menggunakan mainannya.

Tahapan Perkembangan Balita Usia 3 Tahun

Untuk balita usia 3 tahun umumnya untuk pertumbuhan dan perkembangan adalah sebagai berikut ini:

  1. Pertumbuhan

Jika dibandingkan ketika memasuki usia 2 tahun, umumnya berat badannya sudah naik sekitar 2 kg dan tingginya naik sekitar 8 cm. Umumnya balita umur 3 tahun banyak yang kelihatan lebih kurus serta memiliki perut yang rata. Kondisi ini lantaran mereka lebih banyak mengalami pertumbuhan tinggi. Dan umumnya sudah memiliki gigi susu yang lengkap.

  1. Kemampuan Motorik

Anak usia 3 tahun umumnya perkembangan gerak ototnya cukup pesat, sehingga sudah dapat berlari, memanjat, menendang bola, bersepeda, dan melompat-lompat. Selain itu perkembangan kordinasi otot-otot kecil juga terjadi pada fase ini.

Jadi balita usia 3 tahun ini umumnya sudah dapat berpakaian sendiri, makan sendiri, memegang pensil dengan jarinya, dan bahkan sudah bisa membolak-balikkan halaman buku.

  1. Kemampuan Bahasa

Untuk tahapan perkembangan anak usia 3 tahun dari segi bahasa, umumnya sudah semakin banyak kosakata yang dimilikinya dan belajar kosa kata baru dengan cepat. Selain itu si kecil juga sudah mengetahui nama benda yang ada disekitarnya.

Dalam usia ini si kecil akan sering menanyakan hal apa dan mengapa terkait dengan berbagai hal, sudah paham apa yang mereka dengar namun belum bisa sepenuhnya menyatakan perasaan mereka dengan kata-kata.

  1. Kemampuan Kognitif

Si kecil umumnya sudah tahu tentang nama, umur, dan jenis kelaminnya. Sedah bisa mengingat beberapa angka dan juga huruf. Umumnya juga sudah mampu bermain menyusun puzzle. Si kecil juga sering berfantasi dengan mainnnya serta sudah mampu untuk mengikuti instruksi 2-3 sekaligus.

Pada dasarnya selalu mengikuti tahapan perkembangan batita dari waktu ke waktu merupakan hal yang sangat menyenangkan terutama bagi orang tuanya sendiri. Apalagi selalu mengawasi tahap perkembangan balita ini sangat penting untuk dilakukan.

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply