Sesuaikan Susu Pertumbuhan Anak dengan Perkembangan Usia 1 Sampai 5 Tahun

Sesuaikan Susu Pertumbuhan Anak dengan Perkembangan Usia 1 Sampai 5 Tahun

Susu pertumbuhan anak beredar luas di pasaran dengan beragam merek dan harga. Tentunya, hal ini bisa bikin bingung konsumen. Pasalnya, setiap produk seolah menawarkan manfaat yang berbeda dengan harga yang kadang mirip atau malah sedikit lebih mahal saja. Skeptis terhadap produk itu boleh saja, namun jangan sampai pengetahuan yang minim malah melewatkan kesempatan lepas dari tangan, terbuang sia-sia.

Perkembangan anak selalu berbanding lurus dengan kebutuhan nutrisi dan gizi. Wajar saja, kandungan susu pertumbuhan beragam tergantung pada usia berapa formula tersebut ditujukkan. Dengan pemahaman orang tua lebih lanjut seputar batu loncatan pertumbuhan si kecil, maka memilih susu yang tepat juga lebih mudah. Penasaran? Langsung saja simak penjelasan berikut:

Tahun pertama, tulang usaha keras

Selama dua belas bulan ke belakang, si kecil sepertinya tak mampu berbuat banyak tanpa kehadiran orang tua. Pencapaian tubuh si kecil juga terbatas pada berdiri dan merangkak saja, kalaupun mampu berjalan sudah sewajarnya kaki anak miring seperti huruf Y ke dalam.

Otot anak yang masih kaku membuat sesi memanjat sedikit sulit. Inilah alasan kenapa orang tua harus mengawasi si kecil betul. Takutnya, ada hal tak diinginkan terjadi dan anak akan kesulitan menemui pertumbuhan optimal. Menimbang fakta bahwa tulang anak merupakan fondasi utama dalam latihan geraknya, usahakan untuk selalu sedia sumber kalsium yang cukup.

Akrobat awal di tahun kedua

Tingkah laku anak umur dua tahun bisa bikin gemas. Pasalnya, dengan tulang yang kian kuat dengan tenaga yang seolah tak ada matinya, buat dirinya gemar loncat kemana-mana. Jangan kaget bila si kecil mulai semi salto, atau malah berjongkok untuk waktu lama. Semua gerakan acak yang dirinya lakukan hanya punya satu tujuan yakni maksimalisasi fitur tubuh barunya.

Setiap inci tubuhnya terus berkembang, pada masa dua tahun, tubuh berharap fungsi tubuh patut dibanggakan hingga penghujung tahun. Karenanya, kebutuhan protein otomatis meningkat. Kenapa?

Tubuh manusia terdiri dari sel-sel yang menyatu satu dengan yang lain. Alasan inilah yang membuat protein wajib ambil andil. Pasalnya protein punya kemampuan perbaikan, sekaligus produksi sel baik yang mampu jadi penyusun tubuh. Bila pembaca mendapati buah hati sering kena kasus rambut rontok, kurangnya protein wajib dicurigai.

Tahun ketiga saatnya bernafas segar

Rasa penasaran merupakan hal lumrah dialami manusia. Tanpa ada rasa ingin tahu, tidak mungkin telefon pintar (smart phone) atau pesawat ditemukan. Ilmu kesehatan juga tak mungkin begitu maju bila sifat dasar satu ini dihilangkan. Namun, harap diingat bahwa pada akhirnya kualitas otak akan menentukan  bagaimana seseorang memuaskan rasa penasaran.

Pada umur tiga tahun, umumnya anak akan senang berpetualang dan menikmati dunia dalam kepalanya. kondisi pikiran si kecil yang dipenuhi imajinasi tentu buat dirinya bersemangat dalam mengasah kemampuan pikiran.

Tahukah pembaca, pikiran bisa makin segar kalau jalur oksigen lancar. Jangan salah, orang yang tinggal dekat alam boleh saja tidak dapat akses pendidikan, namun otak penduduk pedalaman bisa jadi lebih lancar dibanding penduduk kota yang penuh polusi.

Kinerja tubuh semua didukung oleh oksigen. Saat hidung menghirup udara, secara otomatis pasokan udara dibersihkan oleh paru-paru. Barulah jantung sebagai pusat ‘stasiun badan’ distribusikan oksigen lewat tubuh dengan bantuan darah. Tentu hal ini menjelaskan kenapa orang yang kekurangan darah bisa berpulang ke rumah tuhan.

Pertanyaan selanjutnya tentu saja, siapa penanggung jawab sel darah sebagai distributor oksigen utama?

Jawaban dari pertanyaan tersebut tak lain dan tak bukan adalah zat besi. Ya, senyawa satu ini khusus diciptakan untuk reproduksi sel darah. Jangan salah, tiap sel darah tidak hidup selamanya, beberapa kurun waktu sekali, sel darah harus diganti. Inilah kenapa zat besi menjadi faktor penting ketik usia si kecil tiga tahun.

Petualangan seru di usia empat tahun

Anak kecil memang seru dilihat, apalagi saat bermain. Menginjak usia empat tahun, imajinasinya makin liar, dan rasanya sudah siap dilepas begitu saja, atau setidaknya si kecil merasa demikian. Jangan heran bila anak menjauh dari orang tua, dan memilih bersama dirinya sendiri. Ingat, terlalu mengekang anak tidak akan membuat dirinya maju.

Berhubung pikiran anak sudah mencapai imajinasi sutradara James Bond (agen 007) tentu gerakan tubuhnya tak kalah ekstrem untuk usianya. Loncat saja sudah tidak cukup, anak bisa-bisa mulai meniru gerakan semi break dance. Tulang yang kuat sangat diperlukan untuk mengimbangi aktivitasnya yang makin seru.

Kalsium tidak lagi cukup, mengingat badan ingin menyerap nutrisi secara cepat dan membangun tulang. Tenang saja, ada senyawa bagus untuk membantu atas masalah kalsium alias vitamin D. Pasangan vitamin D dan kalsium bisa dibilang kombo tepat demi kesehatan si kecil.

Usia balita saat jaga buah hati dari jauh

Lima tahun, saatnya anak bergaul dengan teman sebayanya. Apalagi, bila anak tergolong aktif dan suka tantangan, kata-kata ayah bunda kadang tak lagi terdengar. Bagi si kecil, yang penting bersenang-senang dengan teman saja sudah cukup. Orang tua cukup lihat saja.

Namanya bahaya tidak ada yang tahu, tapi orang tua terlalu dekat hanya buat buah hati manja. Tiba saatnya vitamin A diberikan. Dengan adanya vitamin A yang cukup, bisa dipastikan lapisan kulit terluar aman dari goresan dan kuman. Tenang saja, kini ada susu pertumbuhan anak yang mencangkup segalanya.(HN)

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply