Panduan Penggunaan Kalkulator Kehamilan

Panduan Penggunaan Kalkulator Kehamilan

Kalkulator kehamilan menjadi salah satu cara untuk mengetahui berupa usia janin yang ibu kandung. Masih ada beberapa cara menghitung usia kehamilan lainnya seperti pemeriksaan USG, kalender hamil, dan fundus uteri. Silakan ibu pilih metode menghitung kehamilan mana yang ingin ibu coba.

Akan tetapi, memang yang paling mudah adalah dengan menggunakan kalkulator. Apalagi sekarang sudah ada kalkulator menghitung usia kehamilan secara online. Ibu tinggal kunjungi www.ibudanbalita.com, klik aplikasi, dan pilih kalkulator kehamilan.

Namun, jika ibu tidak tahu bagaimana menggunakan kalkulator tersebut, ibu perlu tahu bagaimana langkah menggunakannya.

Langkah-Langkah Menggunakan Kalkulator

Sebenarnya, ibu bisa menghitung sendiri secara manual. Asalkan ibu tahu rumusnya, maka ibu bisa menghitung sendiri secara manual. Namun, karena sudah ada aplikasi onlinenya, maka ibu tidak perlu repot lagi.

Berikut ini langkah-langkah yang perlu ibu lakukan.

  • Cari Kalkulator Menghitung Kehamilan Online

Ibu tinggal ketik saja kalkulator kehamilan online atau langsung kunjungi situs Ibu dan Balita. Di sana, sudah ada aplikasi yang ibu cari tersebut.

  • Masukkan HPHT

Apa itu HPHT? Ini merupakan singkatan dari hari pertama haid terakhir. Jadi, ibu harus ingat-ingat dulu tanggal berapa ibu mengalami haid pada hari pertama ketika ibu haid terakhir. Masukkan data tersebut di kolom sebelah kiri.

  • Rata-Rata Siklus Haid

Langkah selanjutnya adalah memasukkan rata-rata siklus haid. Bagaimana jika siklus haid ibu tidak pasti? Ibu bisa perkirakan saja. Memang hasilnya nanti sedikit berbeda. Biasanya, wanita yang memiliki siklus haid normal dan teratur akan mendapatkan hasil yang valid, seperti usia kehamilan sampai waktu perkiraan persalinan. Berbeda dengan wanita yang masa haidnya tidak teratur. Hasil berupa hari perkiraan persalinan bisa tidak valid.

  • Klik “Lihat Hasilnya” Maka ibu akan menemukan hasilnya berupa usia kehamilan dan kapan hari perkiraan persalinan.

Itulah beberapa langkah yang bisa ibu lakukan untuk menghitung usia kehamilan menggunakan kalkulator kehamilan online.

Tujuan Mengetahui Usia Kehamilan

Sebenarnya tujuan apa yang paling utama setelah ibu tahu usia kehamilan? Setidaknya dua. Yang pertama, ibu bisa mengetahui HPL atau hari perkiraan lahir. Dengan mengetahui HPL, ibu bisa melakukan persiapan, mulai dari cuti jika ibu seorang pekerja, membeli peralatan bayi, dan lain sebagainya.

Meskipun demikian, tidak jarang juga seorang ibu hamil yang melahirkan tidak pada tanggal yang sudah diketahui dari penghitungan menggunakan kalkulator. Kenapa? Karena kemungkinan ada kesalahan pada saat ibu memasukkan data seperti yang sudah diterangkan di atas, yaitu data hari pertama haid terakhir dan siklus haid. Jadi, harus dimaklumi jika HPL ibu bisa saja maju atau mundur.

Selain itu, ada juga faktor lain. Seperti contohnya adanya indikasi di mana bayi ingin lahir lebih awal atau prematur. Tentu hal ini tidak bisa diantisipasi.

Tujuan yang kedua adalah agar ibu tahu langkah merawat kesehatan ibu hamil seperti apa yang perlu ibu lakukan. Ada tiga fase kehamilan yang harus ibu ketahui; yaitu fase kehamilan trimester pertama, trimester kedua, dan ketiga. Setiap fase memiliki tantangan tersendiri sekaligus cara perawatan kesehatannya pun berbeda. Contoh kecilnya saja, saat hamil muda atau hamil trimester pertama, ibu dilarang mengkonsumsi makanan yang beresiko seperti makan durian, makan nangka, dan makanan yang bisa menyebabkan keguguran. Pasalnya, saat hamil muda, janin di dalam kandungan rentan sekali mengalami keguguran. Berbeda dengan kehamilan trimester kedua. Memang janin sudah kuat. Hanya saja, ada keluhan lain yang akan ibu alami seperti mood swings, kram, stres, dan lain sebagainya.

Jadi, dengan menggunakan kalkulator kehamilan, ibu akan tahu berapa usia kehamilan ibu. Dengan demikian, ibu bisa melakukan perawatan sesuai dengan usia kehamilan pada saat itu.

Kalkulator Kehamilan VS USG

Mana yang paling bagus antara kalkulator kehamilan dengan USG? Dari segi teknologinya, tentu saja USG jauh lebih baik. Sayangnya, USG hanya boleh dioperasikan oleh bidan yang sudah mendapatkan pelatihan atau semacam sertifikasi dan juga dokter kandungan. Masyarakat awam tidak boleh menggunakan alat yang satu ini.

Jadi, setelah ibu mengetahui usia kehamilan dengan kalkulator menghitung usia kehamilan, tetap saja ibu sebaiknya datang dan berkonsultasi dengan bidan atau dokter kandungan agar dilakukan pemeriksaan USG. Dengan demikian, ibu akan mendapatkan data yang lebih valid mengingat alat USG memberikan data yang kevalidannya mencapai 90%.

Dan yang terpenting, dengan melakukan pemeriksaan USG, ibu bisa tahu bagaimana kondisi fisik janin di dalam kandungan. Dokter akan menjelaskan bagaimana struktur tubuh bayi apakah normal atau tidak, bagaimana kondisi detak jantung bayi, bagaimana posisi bayi, berapa berat badannya, dan informasi penting lainnya.

Terlepas dari itu semua, ibu harus menjaga kesehatan. Inilah yang akan membuat ibu tersenyum. Karena setiap kali setelah pemeriksaan, ibu akan selalu mendapatkan kabar yang baik tentang perkembangan janin lantaran ibu sudah memenuhi kebutuhan nutrisi harian ibu hamil.

Untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian, sangat disarankan agar ibu mengkonsumsi susu ibu hamil Frisian Flag Mama. Ini merupakan susu ibu hamil yang terbaik. Kandungan DHA akan membuat perkembangan otak bayi lebih optimal. Dan yang pasti, dengan kandungan nutrisi yang seimbang, ibu bisa menjalani hari demi hari menjadi seorang ibu hamil dengan baik sekaligus memastikan perkembangan janin juga optimal. Inilah yang lebih penting daripada sekedar mengetahui usia janin dengan menggunakan alat seperti kalkulator kehamilan.

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply