Menghitung Masa Subur Ditandai Dengan Waktu Berakhirnya Menstruasi

Menghitung Masa Subur Ditandai Dengan Waktu Berakhirnya Menstruasi

Sejak dari dulu, sebenarnya ilmu medis sudah mengetahui bagaimana cara menghitung masa subur. Hanya saja, hanya segelintir orang saja yang mengetahui hal tersebut, yaitu mereka yang memang berkecimpung di bidang kesehatan, terutama yang memfokuskan diri untuk menekuni bidang reproduksi.

Berbeda dengan sekarang. Sekarang ini, hampir setiap orang bisa mengetahui bagaimana cara mengetahui masa subur. Intinya ada pada menstruasi atau haid. Untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasan berikut ini.

Siklus Menstruasi

Untuk mengetahui hitungan masa subur, Anda harus tahu dulu tentang siklus menstrusi atau siklus haid. Banyak yang salah paham dengan siklus haid ini. Jadi, hal yang satu ini harus dijelaskan sejelas-jelas mungkin.

Apa itu siklus menstruasi? Ini merupakan siklus yang dihitung dari hari pertama haid hingga hari pertama haid berikutnya. Jadi, bukan siklus dari haid pertama hingga berakhirnya haid. Hal yang satu ini harus benar-benar dipahami.

Sayangnya, ada wanita yang memiliki siklus haid yang teratur dan ada yang tidak teratur. Untuk mereka yang memiliki siklus haid teratur, mereka sangat mudah untuk mengetahui masa subur mereka. Bagi mereka yang tidak memiliki siklus haid teratur, mereka tetap bisa mengetahui masa subur namun hasilnya tidak begitu akurat.

Umumnya, wanita memiliki siklus haid teratur 28 hari. Akan tetapi, menurut penelitian ilmiah, ada juga wanita yang memiliki siklus haid 21 hari saja. Ada juga yang siklus haidnya panjang mencapai 35 hari.

Jadi, untuk menghitung masa subur, Anda harus ketahui dulu siklus menstruasi Anda terlebih dahulu.

Masa Ovulasi

Istilah lain yang harus Anda ketahui adalah ovulasi. Apa itu ovulasi?

Ketika Anda sedang haid, sel telur sedang berkembang. Sel telur tersebut berkembang di dalam suatu tempat yang disebut dengan ovarium. Dan ketika sel telur sudah matang, ovarium akan mengeluarkan sel telur tersebut. Itulah yang dinamakan dengan ovulasi.

Jadi, pada intinya, ovulasi merupakan proses peneluarkan sel telur yang sudah matang. Yang menjadi pertanyaan adalah kapan ovulasi ini terjadi?

Menurut penelitian, ovulasi biasanya terjadi pada 12 hingga 14 hari sebelum hari haid pertama selanjutnya. Untuk mengetahui hal tersebut, maka Anda perlu tahu siklus haid Anda, bukan? Itulah mengapa langkah awal yang harus Anda lakukan adalah mengetahui siklus haid Anda. Jadi, Anda tahu kapan perkiraan hari pertama haid Anda selanjutnya.

Secara umum, wanita yang memiliki siklus haid normal dan teratur memiliki masa subur pada hari ke 10 hingga ke 17 setelah hari pertama haid sebelumnya. Sayangnya, jika Anda tidak memiliki siklus haid yang teratur, Anda tidak mendapatkan informasi yang sangat akurat mengentai kapan masa subur Anda.

Itulah informasi yang sepertinya penting untuk Anda ketahui. Apalagi jika Anda ingin sekali segara mendapatkan momongan, Anda harus bisa menghitung masa subur Anda sendiri.

Menghitung Masa Subur Dengan Kalkulator

Sepertinya repot sekali untuk mengetahui masa subur dengan cara yang sudah dijelaskan di atas. Beruntung sekarang ini sudah ada kalkulator penghitung masa subur. Ini merupakan kalkulator yang sudah didesain sedemikian rupa disesuaikan dengan teori yang sudah Anda pelajari sebelumnya. Hanya saja, karena sudah berbentuk aplikasi kalkulator, Anda tidak perlu repot lagi.

Bagaimana cara menggunakan kalkulator menghitung masa subur? Sangat mudah. Ada beberapa langkah yang perlu Anda lakukan.

  1. Pilih Kalkulator Kesuburan

Ada banyak sekali situs yang menyediakan aplikasi kalkulator ini. Salah satunya adalah www.ibudanbalita.com. Sayang direkomendasikan untuk menggunakan kalkulator di situs tersebut. Selain hasilnya valid, ada banyak informasi lainnya yang bisa Anda dapatkan, mulai dari bagaimana cara agar cepat hamil hingga bagaimana cara menjaga kandungan dengan baik.

  1. Masukkan Data Yang Diperlukan

Setelah Anda masuk ke situs Ibu dan Balita dan Anda sudah menemukan kalkulator kesuburan, selanjutnya Anda perlu memasukkan beberapa data yang diperlukan. Anda akan diminta untuk memasukkan dua data, yaitu data HPHT atau hari pertama hair terakhir dan rata-rata siklus haid. Setelah itu, klik Lihat Hasilnya. Anda akan tahu kapan masa subur Anda. Mudah, bukan?

Jelas paling mudah menggunakan kalkulator daripada menghitung masa subur sendiri.  Anda hanya perlu memasukkan data yang diminta lalu Anda langsung mendapatkan hasilnya.

Secara ilmiah, dengan berhubungan saat masa subur, maka kemungkinan besar Anda bisa segera hamil. Hanya saja, harus dipahami juga ini hanyalah bagian dari usaha. Ketentuan tetap ada di tangan Tuhan.

Mengenai usaha yang harus Anda lakukan, sebenarnya tidak hanya mengetahui masa subur saja yang perlu Anda ketahui. Anda juga harus melakukan usaha yang lain. Anda harus menjaga kesehatan dan kebugaran, mengkonsumsi sayuran yang banyak, ikan yang mengadung omega 3, dan lain sebagainya. Jika perlu, Anda juga harus mengkonsumsi susu program hamil. Di dalam susu tersebut, terdapat kandungan nutrisi yang diperlukan bagi tubuh Anda agar siap hamil. Salah satu kandungan yang sangat penting adalah asam folat.

Anda bisa ikut ke dalam diskusi forum ibu dan balita. Ini bukan hanya forum untuk ibu yang sudah memiliki balita saja. Ini merupakan forum berkumpulnya para wanita yang ingin segera hamil. Ada juga diskusi tentang kehamilan bagi wanita yang sudah mengandung. Yang pasti, akan banyak sekali informasi yang akan Anda dapatkan, tidak hanya tentang bagaimana cara menghitung masa subur. Yang pasti, Anda harus berusaha keras dan juga rajin berdoa agar segera bisa mendapatkan momongan.

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply