Mengenal Baik Tidaknya Susu Ibu Menyusui Yang Dikonsumsi Ibu

Mengenal Baik Tidaknya Susu Ibu Menyusui Yang Dikonsumsi Ibu

Susu ibu menyusui sudah banyak dimanfaatkan oleh busui saat ini. Pemanfaatannya diharapkan bisa membantunya dalam memenuhi kebutuhan gizinya dan anak. NamunĀ  apakah memang busui diwajibkan untuk mengkonsumsinya?

Tidak semua busui memanfaatkan susu untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Banyak juga ibu yang hanya memperhatikan asupan gizinya dari makanan sehat. Dengan makanan, ibu sudah bisa mendapatkan hampir keseluruhan gizinya.

Ibu yang biasanya memiliki kecenderungan tersebut adalah ibu yang paham betul mengenai seleksi makanan sehat. Sementara sisanya adalah ibu yang memiliki keterbatasan financial sehingga susu dianggap memberatkan.

Apakah Ibu Menyusui Perlu Minum Susu?

Bicara tentang harus tidaknya ibu meminum susu bergantung pada kebutuhan busui sendiri. Susu untuk ibu menyusui bisa diabaikan jika ibu merasa sudah memenuhi kebutuhan gizinya. Gizi yang lengkap di dalam tubuh akan membantu ibu dalam mempertahankan kesehatannya, bahkan menderaskan asinya.

Sementara ibu tidak bisa mengabaikan jika ibu merasa mengalami kendala dalam gizi. Misalnya ibu tidak terbiasa dengan mengkonsumsi makanan lebih baik dengan porsi banyak. Kondisi ini memungkinkan ibu tidak bisa memenuhi gizinya. Maka dari itu, susu dianggap pilihan tepat untuk memenuhi gizi yang dianggap kurang.

Mengenai produknya, ibu bisa menentukannya sendiri. Ibu boleh mengambil susu jenis apapun. Dengan catatan, susu yang akan dimanfaatkan memang memberikan apa yang dibutuhkan ibu sendiri.

Manfaat Yang Didapatkan Ibu Menyusui Ketika Minum Susu

Susu sudah menjadi bagian terpenting dalam asupan makanan. Meskipun dianggap sebagai suplemen pendukung, namun faktanya susu memiliki banyak peranan dalam kesehatan seseorang. Entah itu untuk ibu ataupun orang lainnya.

Bagi busui, susu memiliki segudang manfaat. Salah satunya adalah untuk melengkapi gizi yang dirasa kurang. Artinya, makanan utama belum mencukupi kebutuhan gizinya, dan susu dengan kandungan tertentu dimanfaatkan untuk memenuhinya.

Pemanfaatan susu pada umumnya akan menjaga kesehatan ibu dan balitanya. Bagi busui, kandungan ekstra di dalamnya akan membantu dalam menjaga kekuatan tulangnya. Bahkan juga menjaga kualitas asinya.

Sementara untuk buah hati, susu untuk busui yang dimanfaatkan ibu di tiap harinya akan disalurkan pada buah hatinya. Kandungan gizi dari susu yang sudah diolah dalam tubuh ibu akan tersalurkan. Makanya, bayi juga akan terpenuhi kebutuhannya dengan sangat baik.

Sedangkan manfaat lain dari susu adalah sebagai asupan untuk menjaga jumlah asi ibu. Hal ini merujuk pada kandungan gizi di dalamnya yang salah satunya adalah untuk merangsang sistem di dalam tubuh ibu dalam memproduksi asi.

Produksi asi yang banyak juga akan didukung dengan kualitasnya. Keduanya memang harus tersedia di dalam tubuh ibu. Jika dilihat dari sini, penting bagi busui untuk membiasakan minum susu kesehatan ibu menyusui.

Kondisi Yang Memungkinkan Busui Untuk Menghindari Minum Susu

Susu menjadi asupan makanan pendamping yang bisa menderaskan dan menjaga kualitas asi. Namun begitu, ibu tidak serta merta dianjurkan secara menyeluruh untuk memanfaatkannya. Ada kondisi tertentu dimana ibu tidak diperbolehkan untuk minum susu.

Kondisi yang mengharuskan ibu untuk menghentikan minum susu adalah bila bayi terpengaruh. Pengaruhnya bisa berupa bayi mudah rewel, muntah, diare, sampai BAB berwarna hijau atau berdarah.

Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan. Pemanfaatan susu perlu dihentikan oleh ibu. Hal ini disinyalir jika anak terlalu sensitive dengan protein yang ada di dalam kandungan asi. Dan kasus seperti ini memang bisa terjadi.

Lalu bagaimana cara menderaskan asi jika ibu tidak memanfaatkan susu untuk kesehatan busui? Ibu bisa mengganti susu dengan asupan lain yang lebih bermanfaat. Toh, banyak sekali asupan makanan yang bisa membantu untuk hal tersebut.

Asupan yang dimaksud berupa makanan yang lebih sehat. Makanan jenis ini meliputi sayuran hijau dan buah. Biasakan untuk menghitung jumlah asupan yang ada di dalam makanan tersebut untuk memastikan kandungan sehat di dalamnya.

Dengan memahami jumlah kandungan di dalamnya, ibu bisa memperkirakan jika asupan yang masuk di dalam tubuh sudah terpenuhi. Jadi, ibu tidak akan merasa khawatir. Bahkan ibu lebih tenang meskipun tidak memanfaatkan susu sebagai suplemen.

Cara Memilih Susu Untuk Busui

Merk susu ibu menyusui begitu banyak diperjual belikan di sekitar ibu. Masing-masing menunjukkan kelebihannya. Oleh karenanya, ibu perlu lebih cermat ketika memilihnya.

Buat ibu, ada beberapa cara yang bisa ibu praktekkan sewaktu ingin membeli susu saat menyusui. Apa saja itu? Simak caranya di bawah!

  • Perhatikan kandungan gizinya

Kandungan gizi dalam sebuah produk susu memang menjadi perhatian utama. Jangan asal membeli susu. Karena selain bisa menghamburkan biaya, belum tentu susu akan bermanfaat penuh untuk kebaikan anak.

Setidaknya, kandungan susu yang perlu dipertimbankan ibu menyusui adalah kandungan kalsium. Kandungan ini penting untuk menjaga kekuatan tulang ibu dan buah hatinya. Meskipun harga susu ibu menyusui mahal, tetapi jika tidak memiliki kandungan baik perlu dilewatkan saja.

Selain kalsium, kandungan lemak dan kandungan tambahan yang penting juga perlu dilihat. Ini semua demi menjaga kualitas asupan. Setidaknya, ibu mampu mendapatkan apa yang dibutuhkan tubuh ibu.

  • Jenis susu

Jenis susu memang berbeda-beda. Ada yang terbuat dari susu sapi, ada juga yang terbuat dari susu kambing. Keduanya memiliki manfaat yang relatif sama. Tetapi bisa berpengaruh pada balita.

Jika dirasa buah hati terpengaruh dengan susu sapi, maka akan lebih baik jika ibu memanfaatkan susu kambing. Intinya, jenis susu yang dipilih memiliki manfaat dan tidak mempengaruhi pada buah hatinya.

Kesimpulannya, susu yang diminum ibu bisa mendampingi asupan makanan lain. Gunanya adalah untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Jadi, apakah ibu juga membutuhkan susu ibu menyusui?

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply