Makanan Yang Dihindari Saat Hamil Muda Apa Saja?

Makanan Yang Dihindari Saat Hamil Muda Apa Saja?

Makanan yang dihindari saat hamil perlu ibu ketahui. Untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janin yang sedang dikandungnya, ibu hamil sebaiknya menjauhi makanan yang tidak disarankan untuk dikonsumsi. Kehamilan rasanya mengubah segalanya. Perubahan ini disertai juga dengan tuntutan perubahan pola makan. Makanan yang dikonsumsi ibu hamil kini tidak saja mempengaruhi tubuh ibu hamil namun dapat juga mempengaruhi tubuh dan kesehatan janin.

Mengetahui makanan yang baik untuk ibu hamil dan makanan yang dilarang untuk ibu hamil rasanya menjadi suatu pengetahuan dasar yang harus diketahui. Mengingat kondisi kesehatan janin sangat tergantung dari makanan yang dikonsumsi ibu, seorang ibu hamil haruslah pandai dalam memilih makanan yang ia konsumsi. Terutama harus menghindari konsumsi makanan yang dilarang untuk ibu hamil.

Beberapa Jenis Makanan Yang Dihindari Saat Hamil Muda

Setiap ibu pasti menginginkan hal terbaik bagi anaknya, begitu juga dari segi nutrisi yang ia berikan kepada janin dalam kandungannya. Makanan tentulah sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan janin. Dengan mengetahui beberapa makanan yang dilarang untuk ibu hamil Anda bisa mengambil keputusan bijak dalam memilih makanan selama 9 bulan kehamilan. Berikut diantaranya ;

– Makanan laut tinggi akan merkuri

Makanan laut atau seafood adalah sumber nutrisi yang baik. Kandungan protein dan omega-3 pada makanan laut terhitung sangat tinggi. Namun beberapa makanan laut beririsko mengandung merkuri yang tinggi. kandungan merkuri yang tiggi terutama terdapat pada ikan yang umurnya tua dan ukurannya besar. Badan kesehatan FDA mengatakan makanan yang dilaran untuk ibu hamil dari makanan laut adalah: ikan pesut, ikan hiu dan ikan tenggiri. Lebih baik Anda juga menghindari tuna karena beberapa tuna mengandung merkuri yang tinggi.

Karena makanan laut merupakan sumber nutrisi yang baik, Anda tetap harus mengkonsumsi makanan laut. Pilihlah makanan seperti: udang, salmon, ikan trout dan teri. Ketahui juga bahwa makanan laut yang dimakan haruslah yang matang sempurna. Jadi sushi yang mengandung makanan laut yang tidak matang merupakan makanan yang dilarang untuk ibu hamil.

– Daging dan telur yang dimasak kurang matang

Alasan mengapa daging dan telur yang tidak matang menjadi makanan yang dilarang untuk ibu hamil adalah karena makanan ini mengandung banyak bakteri. Pemanasan hingga 100˚C dapat membunuh bakteri jahat terebut. Ingat juga bahwa ibu hamil rentan terkena infeksi bakteri karena perubahan tubuhnya saat hamil. Telur mata sapi setengah matang juga harus dihindari. Sebaliknya masaklah semua makanan sampai benar-benar matang.

– Makanan yang belum masuk tahap pasteurisasi

Jika Anda suka minum susu murni yang belum dipasteurisasi, Anda harus menghilangakan kebiasaan ini saat Anda hamil. Pasteurisasi merupakan suatu proses pada makanan yang dilakukan dengan tujuan membunuh mikroorganisme yang sering mengkontaminasi makanan tersebut. Makanan seperti susu, madu, jus dan beberapa jenis keju seringkali ada yang belum dipasteurisasi. Pastikan makanan Anda sudah dipasteurisasi sebelum mengkonsumsinya.

– Buah dan sayuran yang tidak dicuci

Mengkonsumsi buah dan sayuran memang hal yang wajib dilakukan oleh ibu hamil. Selain karena seratnya yang tinggi dan membantu ibu agar tidak konstipasi, buah dan sayuran juga mengandung banyak vitamin dan mineral. Namun hindari mengkonsumsi makanan ini bila tidak dicuci bersih, karena dapat mengandung banyak mikroorganisme yang dapat menginfeksi ibu serta janin. Dianjurkan untuk mengkonsumsi buah dan sayuran yang dibersihkan sendiri di rumah agar kebersihannya terjamin.

Sebenarnya tidak ada buah yang dilarang untuk ibu hamil. Pepaya, durian dan anggur semuanya boleh dimakan oleh ibu hamil. Untuk pepaya, harus diingat bahwa lebih baik memilih pepaya matang daripada pepaya muda. Konsumsi durian juga tidak boleh berlebihan sebab mengandung gula yang tinggi. Berhati-hati dalam memilih makanan saat sedang hamil sangatlah penting. Mengetahui apa saja yang dilarang atau dianjurkan untuk dikonsumsi merupakan tahap pertama dalam merawat kehamilan Anda.

– Kafein yang  berlebihan

Sebenarnya kafein bukanlah merupakan makanan yang dilarang untuk ibu hamil. Namun, batas konsumsi kafein yang boleh Anda minum setiap harinya adalah 200 mg. Nilai ini setara dengan 2 gelas kopi instan, 4 gelas teh atau 5 kaleng soda per hari. Konsumsi kafein yang berlebihan saat hamil dapat menyebabkan keguguran dan rentan membuat bayi Anda lahir dengan berat badan yang rendah. Kafein juga bisa menembus plasenta dan dapat berefek terhadap denyut jantung bayi Anda.

Makanan Yang Dihindari Saat Hamil Dan Yang Boleh Dikonsumsi Ketika Hamil

Setelah mengetahui makanan yang dilarang untuk ibu hamil, kini Anda sebaiknya mengkonsumsi makanan yang baik untuk ibu hamil. Makanan yang baik ialah makanan yang telah dimasak hingga matang dan juga makanan yang bersih. Perbanyak konsumsi makanan yang tinggi asam folat, zat besi, omega-3, asam amino, serat, vitamin dan mineral. Kuncinya adalah memakan segala macam makanan yang baik untuk ibu hamil secara merata dan bergantian agar Anda mendapatkan segala nutrisi yang Anda butuhkan.

Perbanyak konsumsi daging yang matang dan tanpa lemak. Makanan produk susu ibu hamil juga baik sebagai sumber nutrisi, namun perlu diingat harus yang sudah dipasteurisasi. Sayuran dan buah-buahan juga merupakan makanan yang wajib dikonsumsi ibu hamil asalkan telah dicuci bersih. Jangan lupa untuk selalu minum air minimal 8-10 gelas perhari. Anda juga tidak perlu makan 2 porsi makan setiap kali makan sebelum mencapai usia kehamilan 6 bulan. Makanan yang dihindari saat hamil sebaiknya memang benar benar diperhatikan agar tidak terjadi sesuatu pada janin.

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply