Jangan Sampai Salah Membuatkan Makanan Pendamping ASI Pertama

Jangan Sampai Salah Membuatkan Makanan Pendamping ASI Pertama

Ada banyak sekali menu makanan pendamping ASI yang bisa dipilih. Akan tetapi, mengapa kebanyakan ibu selalu memilih bubur beras?

Mungkin itu adalah menu makanan yang paling mudah dibuatkan untuk si kecil. Dan mungkin juga ada yang menganggap hanya itulah yang cocok untuk si kecil.

Sebenarnya, ibu tidak perlu khawatir membuatkan menu MPASI yang lainnya. Bahkan, ibu bebas berkreasi. Asalkan memenuhi kriteria makanan yang baik itu bayi 6 bulan, maka makanan tersebut bisa ibu berikan.

Jadi, ibu tidak perlu terus menerus membuatkan bubur. Justru dikhawatirkan memberikan makanan yang sama membuat anak bosan dan akhirnya mogok makan. Ibu juga tidak perlu mencari menu MPASI yang di share oleh orang tua yang lain. Asalkan memenuhi kreteria berikut ini, ibu bisa bebas membuatkan menu apa saja.

Apa saja kreteria menu makanan untuk bayi 6 bulan?

  • Tekstur Lunak

Ini hal utama yang wajib ibu perhatikan. Jangan sampai memberikan makanan yang teksturnya terlalu padat seperti yang makanan yang ibu konsumsi setiap hari. Tambahkan air pada setiap bahan makanan yang ibu gunakan lalu haluskan. Dengan demikian, tekstur makanan menjadi lunak.

Mengapa harus lunak? Ada dua alasan utama. Pertama, bayi belum bisa mengunyah. Apalagi bayi usia 6 bulan belum memiliki gigi. Maka, sangat tidak mungkin bagi si kecil untuk menghaluskan makanan sendiri. Oleh sebab itu, ibu harus bantu dengan cara menyiapkan makanan yang lunak saja.

Yang kedua, makanan yang lunak akan membuat kinerja sistem pencernaan. Selama 6 bulan penuh, sistem pencernaan hanya mencerna ASI. Baru kemudian ketika usianya 6 bulan, makanan selain ASI masuk dan sistem pencernaan harus perlahan-lahan beradaptasi dengan makanan yang berbeda dengan ASI yang begitu encer. Baru kemudian ketika anak sudah mulai terbiasa dengan makanan lunak, ibu bisa berikan makanan yang agak sedikit lebih padat.

  • Bergizi Dan Higienis

Tentu ibu sudah tahu menu makanan pendamping ASI harus mengandung nilai gizi yang tinggi. Namun, bergizi saja tidak cukup. Makanan tersebut juga harus higienis. Kenapa? Karena sistem imun tubuh bayi itu masih sangat lemah. Mengkonsumsi makanan yang kurang higienis sedikit saja bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti diare.

Apa yang menjamin makanan itu higienis? Yang pertama, ibu harus pastikan bahan makanan yang digunakan itu dicuci dengan bersih. Kedua, proses memasaknya juga menggunakan alat-alat yang bersih. Dan yang ketika, tempat makan juga harus dipastikan dicuci dengan sangat bersih. Bahkan, para ahli kesehatan bayi menyarankan agar alat makan bayi dibersihkan dengan menggunakan sabun khusus, bukan sabun sama yang ibu gunakan untuk membersihkan perabotan dapur lainnya.

  • Bahan Makanan

Semakin banyak bahan makanan yang digunakan maka kandungan nutrisinya semakin lengkap. Itu mungkin yang ada di benak ibu saat ini. Akan tetapi, mencampurkan berbagai bahan makanan untuk membuat makanan pendamping ASI pertama ternyata tidak disarankan lho bu. Bahan makanan yang digunakan sebaiknya satu atau dua saja.

Kenapa demikian? Karena semakin banyak bahan makanan yang dicampurkan, maka sistem pencernaan semakin sulit mencerna. Bukan tidak mungkin makanan tidak bisa dicerna secara sempurna sehingga terjadilah sembelit atau susah buang air besar. Tentu ibu tidak ingin hal ini terjadi pada si kecil, bukan?

Maka dari itu, gunakan satu jenis bahan makanan saja untuk menu makanan awal. Jika ia sudah terbiasa kurang lebih selama 1-2 minggu, ibu baru bisa mencampurkan dengan berbagai bahan makanan yang berbeda.

  • Dicampur Dengan ASI

Untuk menghasilkan makanan yang lunak, biasanya ibu tambahkan air saat bahan makanan diblender. Atau ketika ibu membuat bubur, ibu akan tambahkan air dalam jumlah yang cukup banyak agar menghasilkan makanan dengan tekstur lunak.

Akan tetapi, ada baiknya ibu gunakan ASI saja. Perahkan ASI sedikit sebagai campuran. Ini jauh lebih baik daripada menggunakan air.

Selama memenuhi kriteria tersebut, ibu bisa bebas membuatkan menu makanan pendamping ASI apa saja.

Yang pasti, banyak sekali ide yang bisa ibu terapkan. Jangan hanya setiap hari membuatkan menu makanan yang sama, yaitu bubur bayi. Ibu bisa buatkan menu makanan terbuat dari sayuran hijau yang dilembutkan dengan campuran ASI. Atau, pilihkan buah segar seperti pepaya lalu haluskan. Pepaya ini mengandung banyak sekali vitamin C yang bisa membuat sistem kekebalan tubuh bayi semakin kuat.

Sayangnya, ibu akan kerepotan sekali ketika harus membuat makanan sendiri jika ibu berada di perjalanan bersama sang buah hati. Akan tetapi, ibu tidak perlu khawatir. Siapkan saja bubur Nestle Bebelac. Ini merupakan bubur instan yang bergizi dan aman. Bergizi karena semua kandungan nutrisi bayi ada di dalam bubur ini. Aman karena bubur ini tidak mengandung bahan pengawet berbahaya. Jadi, ibu tidak perlu takut memberikan menu makanan berupa bubur ini. Setidaknya, ini bisa menjadi alternatif makanan untuk bayi karena mudah untuk disiapkan. Tinggal campurkan dengan air hangat dan bubur sudah bisa ibu berikan untuk si kecil.

Memastikan bayi mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangannya memang tidak sulit. Akan tetapi, terkadang hal sepele ini tidak diperhatikan oleh orang tua. Mereka asal dalam memberikan menu makanan pendamping ASI. Akibatnya, perkembangan bayi terganggu. Jangan sampai hal tersebut ibu lakukan karena bagaimana pun juga tumbuh kembang bayi itu merupakan tanggungjawab ibu sebagai orang tua.

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply