Makanan Ibu Hamil Muda Demi Masa Depan Janin Cerah

Makanan Ibu Hamil Muda Demi Masa Depan Janin Cerah

Janin sangatlah bergantung pada ibunda sepertinya bukan rahasia lagi. Semua orang tahu, apapun yang bunda lakukan pastilah berdampak pada janin. Maka dari itu tentulah bijak apabila makanan ibu hamil muda memperoleh perhatian lebih dari biasanya. Bukan berarti di kala tidak hamil, pola sehat tidak penting, hanya saja ketika ada manusia kecil tumbuh dalam tubuh ibunda, status sehat berubah jadi prioritas.

Trimester awal mungkin tidak menampakkan tanda-tanda kehamilan. Meskipun, pada dasarnya semua tahap pertumbuhan janin akan membutuhkan perhatian ekstra dari ayah dan bunda. Menanamkan pola makan sehat bukan lagi pilihan melainkan kewajiban. Walaupun tidak semua orang ahli dan paham masalah gizi, setidaknya 10 makanan dibawah ini bisa membantu menjaga kesehatan bunda:

  1. Bayam

Popeye si pelaut, merupakan kartun terkenal era sembilah puluh yang sukses mempopulerkan bayam di kalangan anak-anak. Kendati demikian, era sekarang, bayam sepertinya mulai mengalami penurunan. Padahal, manfaat bayam tidak hanya berguna bagi mereka yang ingin otot besar macam Popeye, namun berlaku pula pada ibu hamil. Ya, zat besi pada bayam jelas membantu bunda segar bugar meskipun rintangan kehamilan siap menghadang di depan mata.

  1. Ayam

Produk hewani yang paling populer ini memang layak dikonsumsi ibu hamil. Dalam sepotong ayam terkandung protein yang cukup tinggi, lengkap dengan beragam kandungan lain yang tak kalah bermanfaat. Ide yang sangat bagus apabila bunda sedia ayam tiap ada kesempatan.

  1. Asam buah

Buah asam tidak hanya buat mata terbuka, namun juga mendorong pemenuhan nutrisi ibunda. Kenapa? Jeruk, limun, dan jenis buah asam lainnya cenderung mengandung vitamin C. Asal tahu saja, vitamin C tidak hanya berguna untuk mempercantik wajah, namun juga mempertebal dinding pertahanan tubuh. Kebayang betapa banyak jenis kuman dan bakteri yang ingin memasuki dan menganggu kesejahteraan janin dalam kandungan.

  1. Kacang

Seharusnya kutipan kecil-kecil cabe rawit, harusnya diganti dengan kecil-kecil kacang. Secara medis telah terbukti bahwa kacang mengandung protein, dan vitamin-vitamin lain yang berguna untuk kehamilan. Belum lagi, kacang sangat mudah dikonsumsi kapan dan dimana saja.

  1. Keju murni

Tubuh ibarat lukisan. Sketsa adalah saraf, kerangka adalah tulang, penebal garis adalah otot, dan sentuhan akhir jatuh pada kulit. Tentunya keempat lapisan tubuh tersebut harus saling bahu membahu guna pastikan perkembangan janin memang maksimal. Karenanya, salah satu nutrisi pembentuk tulang, yakni kalsium wajib masuk menu makanan bunda.

Salah satu sumber kalsium paling terkenal adalah susu. Tidak hanya demi keperluan pemasaran, memang secara ilmiah, orang yang sering mengkonsumsi susu cenderung memiliki tulang sehat dan kuat. Ditambah lagi, ternyata produk turunan susu, yakni keju sama fungsinya dengan susu murni, hanya dengan rasa lebih lezat.

  1. Asparagus

Asparagus di Indonesia kerap kali dijadikan makanan sampingan. Bagi orang lokal sendiri sayuran asal Jaman Romania ini punya potensi yang patut diperhitungkan. Nyaris serupa dengan bayam, asparagus kaya akan vitamin D, kandungan yang membantu penyerapan kalsium untuk tulang. Ide yang sangat bagus apabila bunda mau menggabungkan asparagus dengan jenis sayuran lain.

  1. Telur

Makanan super banyak diincar demi peroleh kesehatan. Salah satu anggota makanan tersebut tentu saja terletak pada telur. Bagaimana tidak? Dalam satu telur saja sudah terkandung beragam nutrisi tinggi, terutama protein.

Protein bertanggung jawab atas perkembangan dan kinerja sel tubuh. Ibarat kata tanpa protein, tubuh bagaikan membangun rumah dengan batu bata, sulit untuk berdiri kokoh. Berhubung janin dalam kandungan tentu saja sedang butuh ruang untuk tumbuh, jelas protein dalam telur sangat diperlukan.

Tekstur telur sangat mudah berubah-ubah. Sehingga, apabila bunda memutuskan untuk memakan telur setiap harinya, kemungkinan bosan sangatlah kecil. Toh, hanya dengan digoreng atau direbus saja sudah kelihatan beda penampilan maupun rasanya.

  1. Brokoli

Pohon versi mini ini kerap kali dimusuhi oleh anak-anak. Entah karena faktor rasa, atau warna hijau pekat kurang mengundang selera, yang jelas oran dewasa sekalipun bisa jadi menolak makan brokoli meski dibayar sekalipun. Cukup disayangkan, mengingat kandungan asam folat sangat bermanfaat bagi tubuh terlebih janin dalam kandungan.

Asam folat merupakan penanggung jawab utama perkembangan sel. Tanpa adanya asam folat, tubuh kesulitan untuk membina sel pada tempatnya. Sehingga, akan sangat masuk akal bila asam folat tidak dijadikan prioritas kedua atau mungkin ketiga. Lagipula, brokoli berasa hambar sehingga cocok dipadukan dengan mayoritas sayuran.

  1. Kacang polong

Kacang polong memang jarang dikonsumsi masyarakat Indonesia. Kendati demikian, makanan berbentuk bundaran kecil berwarna hijau ini sangat dikenal di daerah barat. Sama halnya dengan telur, kacang polong kaya akan protein, suatu senyawa yang dibutuhkan janin untuk berkembang. Ditambah lagi, kacang polong sangat mudah untuk dikombinasikan dengan bahan makanan lain.

  1. Yoghurt

Yoghurt tentu sudah terkenal di kalangan masyarakat Indonesia, terlebih dengan adanya kampanye yoghurt asal negara luar yang sukses besar. Terlepas dari nama merek, sebetulnya fungsi yoghurt sangatlah besar pada saat kehamilan.

Saat bunda hamil, dapat dipastikan bahwa diare akan menyerang, cepat atau lambat. Di awal kehamilan sekalipun, resiko kantung kemih melonggar sehingga perut ingin ke kamar mandi melulu tetaplah ada. Kondisi pencernaan atau tinja yang bagus tentu akan meringankan ibunda. Salah satu jalur makanan ibu hamil muda yang melancarkan kotoran, apalagi kalau bukan, yoghurt.(HN)

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply