Latih Motorik Anak Dengan Beberapa Aktivitas Berikut Ini!

Latih Motorik Anak Dengan Beberapa Aktivitas Berikut Ini!

Melakukan aktivitas positif dan menyenangkan memang dapat melatih keterampilan motorik halus balita. Otot tangan dan jemari yang kuat serta lentur membuat anak bisa menulis dan menggambar dengan baik. Anak-anak usia prasekolah butuh persiapan dasar yang matang sebelum bersekolah. Latih motorik anak bisa dilakukan melalui permainan, antara lain melenturkan otot-otot tangan agar mampu memainkan gerakan rumit. Yaitu, gerakan-gerakan halus yang harus dikuasainya untuk melakukan kegiatan akademik seperti menulis dan menggambar.  

Berikut ini beberapa aktivitas yang bisa dilakukan:

-Menggunting kertas.

Kegiatan memegang dan menggerakkan gunting melatih otot-otot yang sama yang akan digunakan untuk menulis. Anda perlu mencermati cara balita memegang gunting. Posisi gunting yang benar adalah, ibu jari dan jari tengah berada di dalam lubang gunting, jari telunjuk berada di bagian luar lubang gunting untuk menstabilkan gerak gunting. Sementara, jari keempat dan kelima menekuk ke arah telapak tangan. Beri anak keleluasaan melakukan kegiatan ini.

-Menyambung titik-titik.

 Ajak anak melatih keterampilan motoriknya dengan menyambung titik-titik kecil membentuk sebuah gambar. Keterampilan ini dibutuhkannya untuk menulis. Anak-anak usia prasekolah gemar melakukan kegiatan ini. Tapi jangan paksa dia menyelesaikan seluruh latihannya bila mereka sudah capek dan pegal. Ini karena kekuatan otot lengan bagian atas mereka memang masih terbatas.

-Melipat kertas.

Keterampilan membuat origami baru akan dikuasai sungguh-sungguh saat anak berusia enam tahun. Tetapi latihan dapat dimulai sejak anak berusia tiga tahun. Untuk anak-anak usia prasekolah, Anda bisa melatihnya membentuk persegi panjang atau segitiga dari selembar kertas berbentuk bujur sangkar. Bila anak sudah mahir membuat lipatan sederhana, Anda bisa melatihnya melipat bentuk amplop. Latihan melipat kertas akan memperkuat otot-otot telapak dan jari tangan anak, yaitu saat anak melipat dan menekan lipatan itu. Kekuatan bagian telapak dan jari dibutuhkan untuk memegang dan menggerakkan pensil.

-Memutar koin.

Memegang uang logam pada posisi berdiri, kemudian memutarnya hingga menghasilkan putaran yang baik sangat disukai anak. Anak usia kira-kira empat tahun mulai dapat melakukannya, meski kadangkala jarinya masih terpeleset. Kegiatan ini melatih kelenturan otot kecil pada jari tangan, seperti digunakan saat membuat huruf-huruf menggunakan pensil.

Kegiatan Yang Bisa Dilakukan Untuk Latih Motorik Si Kecil

Selain diatas tadi, ada juga cara lain yang bisa dilakukan untuk melatih motorik pada anak. Berikut diantaranya ;

-Melukis karton, Buatlah beberapa pola gambar pada karton, kemudian minta anakmembuat gambar serupa dengan gambar yang Anda buat. Bisa juga Anda membuat pola gambar dengan titik-titik yang besar. Usahakan titik-titik itu arahnya bervariasi, dari samping kiri ke arah atas, dari atas ke bawah dan dari bawah ke arah samping.

-Meronce, Untuk bisa meronce sedotan warna warni menjadi seuntai kalung, dibutuhkan kelenturan otot pada jari tangan. Seperti pada kegiatan menjahit, kegiatan ini mengandalkan kekuatan otot ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah. Cara anak memegang benang untuk dimasukkan ke dalam lubang sedotan sama dengan ketika ia memegang pensil untuk menulis.

-Gambar tempel, Menempel stiker dapat dilakukan anak sejak ia berusia satu tahun. Pada usia ini, anak cenderung menempelkan stiker di tempat kosong. Ajak anak menempel stiker di atas sebuah pola yang berbentuk sama dengan bentuk stiker. Kegiatan ini lebih rumit karena anak harus mengerahkan kemampuan visual, imajinasi dan motorik halusnya. Kegiatan merekatkan gambar tempel ini melatih aspek visual-motor dan melibatkan imajinasi yang diperlukan anak dalam kegiatan menggambar.

Latih Motorik Anak Dengan Berbagai Permainan Menyenangkan

Sebagai orangtua Anda bisa melihat perkembangan anak Anda dari bagaimana anak Anda menguasai sebuah aktivitas atau permainan. Karena dunia anak tak terlepas dari dunia bermain, maka Anda dapat mengajarkan anak untuk melatih keterampilan motorik halusnya melalui sarana bermain. Keterampilan motorik halus adalah keterampilan yang memerlukan gerakan atau otot tangan dan jari, misalnya menulis, merobek, meremas atau menggunting.

Ada beberapa permainan yang memang dibuat untuk dapat menstimulasi anak dalam melatih kemampuannya menggunakan otot-otot tangan dan jari-jarinya untuk melakukan gerakan-gerakan halus penunjang kegiatan anak sehari-hari. Anda berperan membantu anak dalam memilih permainan yang tepat, pilih permainan yang bukan hanya menyenangkan tetapi ada unsur pembelajarannya agar anak bisa belajar sambil bermain. Berikut ini permainan yang bisa dilakukan si kecil ;

– Merangkai puzzle

Ajari anak merangkai atau menyusun kembali potongan-potongan puzzle yang telah diacak menjadi gambar utuh seperti sebelumnya.

Untuk permulaan, berikan gambar puzzle dengan jumlah potongan yang tidak terlalu banyak atau tingkat kesulitan puzzle disesuaikan dengan usia anak. Permainan ini melatih ketelitian, kecermatan dan konsentrasi anak dalam menempatkan setiap potongan puzzle pada tempatnya.

– Menyusun lego atau balok kayu

Permainan menyusun lego atau balok kayu dapat melatih kreativitas, konsentrasi dan kecerdasan anak. Melalui permainan ini, anak tidak hanya mengandalkan kemampuan tangannya untuk menyusun atau merangkai lego atau balok kayu sesuai keinginan anak tetapi juga mengandalkan kemampuan berpikir untuk berimajinasi membebaskan ekspresinya.

-Bermain lempar tangkap bola

Cara bermainnya sangat mudah. Anda dan si kecil saling berhadapan namun beri sedikit jarak. Anda dalam kondisi duduk sedangkan anak berdiri untuk mengimbangi bola yang nanti akan dilempar. Gunakan bola yang aman bagi anak. Kemudian lempar bola pada anak dan minta anak untuk menangkapnya, dan melemparkan kembali bola pada Anda. Kegiatan melempar dan menangkap bola memang salah satu cara tepat untuk latih motorik anak, serta membuat anak lebih aktif dan melatih konsentrasi anak.

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply