Kupas Tuntas Tumbuh Kembang Balita Dan Faktor Yang Mempengaruhinya

Kupas Tuntas Tumbuh Kembang Balita Dan Faktor Yang Mempengaruhinya

Proses tumbuh kembang balita dipengaruhi oleh faktor genetik dan juga faktor lingkungan. Pada dasarnya pertumbuhan dan perkembangan adalah dua hal yang berbeda namun selalu berkaitan serta sulit sekali untuk dipisahkan.

Pertumbuhan merupakan perubahan yang bersifat kuantitatif atau bisa diukur dan pertumbuhan sendiri umumnya menyangkut ukuran dan juga struktur biologis pada tubuh balita.

Sedangkan yang dimaksud dengan perkembangan adalah perubahan kualitatif dan kuantitatif yang meliputi bertambahnya kemampuan (skill), struktur, serta fungsi tubuh yang lebih kompleks.

Jadi perkembangan ini terjadi dalam pola yang teratur serta seiring dengan proses muturalis atau pematangan pada anak. Pertanyaannya adalah bagaimana tumbuh kembang batita yang benar dan sesuai?

Pertumbuhan Fisik Balita

Supaya lebih mudah pada saat memperkirakan berat badan normal pada balita (dalam kilogram), Bunda bisa menggunakan rumus yang berasal dari Richard E. Behrman, yakni:

Lahir : 3,25 kg

3-12 bulan : umur (bulan) + 9) : 2

1-6 tahun : umur (tahun) x 2 + 8

Kemudian untuk perkiraan tinggi badan anak adalah sebagi berikut ini:

1 tahun : 1,5 x tinggi badan pada saat lahir

4 tahun : 2 x tinggi badan pada saat lahir

6 tahun : 1,5 x tinggi badan pada saat lahir

Jadi ketika pertumbuhan anak sesuai dengan rumus yang ada di atas maka bisa dibilang anak Anda sudah mengalami pertumbuhan fisik yang sesuai.

Perkembangan Motorik Pada Balita

Perkembangan motorik yang terjadi pada balita umumnya dibagi menjadi dua, pertama adalah motorik kasar dan kedua adalah motorik halus. Untuk motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar serta seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan balita.

Perkembangan motorik kasar ini contohnya seperti kemampuan berguling, telungkup, duduk, naik-turun tangga, berlari, melompat, dan lain sebagainya.

Sedangkan perkembangan motorik halus merupakan gerakan yang menggunakan otot-otot maupun sebagian anggota tubuh tertentu. Contohnya saja seperti kemampuan dalam menggenggam benda, memindahkan benda dari tangan, menggunting, mencoret-coret, menyusun balok, dan lain sebagainya.

Tahap tumbuh kembang pada balita yang baik dan sehat adalah yang berlangsung sesuai dengan tahapan dari usianya (milestones). Contohnya saja saat batita berusia 12-18 bulan, si kecil sudah mampu untuk berdiri sendiri tanpa berpegangan. Atau, saat si kecil usia 18 bulan sudah mampu bertepuk dan juga melambaikan tangannya.

Perkembangan Kognitif Pada Balita

Perkembangan kognitif ini berkaitan dengan pengetahuan atau bagaiaman si kecil mempelajari serta memikirkan lingkungan sekitarnya. Sedangkan untuk beberapa ciri perkembangan kognitif balita diantaranya adalah:

  1. Usia 0-12 bulan

Balita usia 0-12 bulan sudah mulai mengembangkan konsep, misalnya saja sadar akan rasa lapar, senang untuk bermain, minat terhadap lingkungan semakin meningkat, dan sudah mulai memahami sebab akibat.

Selain itu, si kecil juga sudah mulai memahami objek, mengekplorasi sekitar, sudah mulai mengekplorasi benda dengan berbagai macam cara (seperti memasukkan benda ke dalam mulut), dan si kecil sudah bisa bermain dengan pola yang simpel.

  1. Usia 12-24 bulan

Jika Tumbuh kembang anak sesuai, maka usia 12-24 bulan ini si kecil sudah mampu menemukan objek yang disembunyikan dan sudah bisa merespon instruksi bersifat sederhan.

Selain itu, si kecil juga sudah mulai dapat mengenali bagian-bagian tubuhnya, sudah dapat bermain pura-pura, sudah mulai belajar makan minum sendiri, dan sudah mulai bisa menirukan pekerjaan rumah tangga.

  1. Usia 24-36 bulan

Si kecil sudah mampu menunjukkan satu atau bahkan lebih bagian tubuhnya jika diminta, sudah mampu menyebutkan dengan benar nama dua benda ataupun lebih, sudah mampu menggabungkan dua kata menjadi kalimat, dan sudah mampu menggunakan nama sendiri untuk menyebut dirinya.

Perkembangan Bahasa Pada Balita

Pekembangan bahasa balita sangat penting untuk diketahui oleh para orang tua. Sebab melalui kemampuan berbahasa inilah orang tua bisa mendeteksi bilamana ada keterlambatan maupun kelainan pada sistem lain, seperti halnya kemampuan kognitif, sensorimotor, emosi, dan psikologis. Beberapa ciri perkembangan bahasa adalah sebagai berikut ini:

  1. Usia 0-12 bulan

Umumnya si kecil sudah mampu merespon terhadap suara, babbling (mengulang konsonan/vokal), mulai menunjukkan ketertarikan sosial pada wajah dan orang, mulai memahami perintah verbal, serta sudah mampu menunjuk ke arah orang yang diinginkannya.

  1. Usia 12-24 bulan

Pekembangan bahasa pada balita usia 12-24 bulan umumnya sudah mampu memproduksi serta memahami kata-kata tunggal, sudah mampu menunjuk bagian-bagian tubuh, serta perbendaharaan katanya juga semakin meningkat. Selain itu si kecil juga sudah mampu mengucapkan kalimat yang terdiri dari 2 kata ataupun lebih.

  1. Usia 24-36 bulan

Umumnya si kecil sudah memiliki pemahaman yang baik terhadap percakapan yang familier, sudah mampu untuk melakukan percakapan melalui tanya-jawab, dan sudah mampu bertanya “mengapa”.

Perkembangan Psikososial Balita

Psikososial ini berkaitan dengan aspek-aspek psikologis, mulai dari emosi, perkembangan diri pribadi, motivasi, dan bagaimana si kecil berhubungan dengan orang lain. Beberapa ciri perkembangan psikososial pada balita seperti:

  1. Usia 0-12 bulan

Umumnya si kecil sudah mulai tersenyum, bonding antara orang tua dan bayi, lebih menyukai ibu, berceloteh, senang bila diajak bermain, sudah mulai merespon saat namanya dipanggil, serta sudah mampu memahami perintah yang bersifat sederhana.

  1. Usia 12-24 bulan

Pada usia ini, si kecil sudah mulai meminta sesuait dengan menunjuknya (tanpa menangis atau merengek), meniru aktivitas di rumah, memeluk orang taunya, serta mulai berbagi mainan dengan anak lainnya.

  1. Usia 24-36 bulan

Sudah mulai menunjukkan kemarahan bila terhalang, mulai membentuk hubungan sosial, mampu bermain pura-pura, dan sudah mulai bermain bersama anak lain.

Namun yang perlu Bunda pahami adalah pertumbuhan dan perkembangan batita satu dengan lainnya bisa berbeda-beda. Di atas tersebut adalah tumbuh kembang balita pada umumnya.

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply