Kupas Tuntas Perkembangan Bayi 4 Bulan dan Peran Orang Tua

Kupas Tuntas Perkembangan Bayi 4 Bulan dan Peran Orang Tua

Mari diakui, setiap kali bayi bertambah usia, semakin banyak tantangan menanti di depan. Entah anak pertama, kedua, ketiga, atau bahkan lima sampai enam sekalipun, selalu ada kisah baru menanti. Perkembangan bayi 4 bulan misalkan, terdengar masih muda walaupun secara ilmiah tubuh bayi sangatlah ‘maju’ dibanding sebelumnya.

Tumbuh kembang bayi memang beragam. Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa peran orang tua tidak akan pernah hilang. Sebagai satu-satunya tempat bersandar bayi, tentu ayah dan bunda jangan sampai membuat keputusan yang kurang bijak. Namun, fakta bahwa orang tua sempurna hanyalah legenda menjadi alasan untuk lari dari tanggung jawab.

Orang tua memang tidak harus sempurna. Akan tetapi, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi seharusnya lebih dari cukup untuk menjadi landasan. Ingat, dokter, dan ahli tidak memanfaatkan dana penelitian hanya untuk bertengger di perpustakaan. Otak anugrah dari yang maha kuasa sudah sepatutnya dipakai untuk memahami penjelasan kondisi tubuh bayi 4 bulan.

Apa sih, harapan realistis akan perkembangan buah hati ayah bunda?

Usia 4 bulan sebetulnya termasuk usia yang cukup nanggung. Dibandingkan usia sebelumnya memang tubuh bayi jauh lebih kuat, namun bukan berarti bayi sudah mampu berjalan. Bisa dibilang permulaan kekuatan bayi dimulai pada titik satu ini.

Kenneth Wible, M.D, dokter rumah sakit Mercy di Kansas mengatakan bayi mengalami beberapa kemampuan minor yang nantinya akan bermanfaat untuk kehidupannya. Beberapa diantaranya adalah mengenggam. Tulang dan otot bayi yang semakin kuat dengan ‘jembatan’ koordinasi yang semakin lancar akan mendorong dirinya untuk memuaskan rasa penasaran dengan meraih barang.

Visual bayi semakin membaik, dirinya mampu melihat warna dengan kontras yang beragam. Bahkan si kecil akan merespon saat ada orang yang berjalan di dekatnya. Tertawa kecil ketika bunda bercanda dengan dirinya dari jarak beberapa senti meter sangat mungkin dilakukan. Tapi, jangan berharap si kecil bisa melihat objek yang berjarak lebih dari senti, atau bahkan meter, karena masih butuh beberapa masa lagi.

Tubuh bayi tidak hanya berhenti disitu saja. Salah satu perkembangan utama pada usia 4 bulan adalah kemampuan si kecil membawa diri. Bayi tiduran tentu sudah biasa, namun saat ini seharusnya buah hati sudah mampu membalik badan atau berputar. Minimal, bayi sudah mampu mengangkat kepala, sehingga pada kala duduk, si kecil akan mampu menopang kepalanya sendiri.

Kelucuan si kecil dapat terlihat dari bagaimana buah hati akan senang bergerak tanpa alasan. Gerakan menggapai langit-langit kamar sepertinya ada sesuatu diatas. Belum lagi, bunda dan ayah mungkin menyadari bagaimana bayi begitu senang berguling-guling. Tenang saja, bukan karena bayi kerasukan, melihat mahluk gaib (bisa jadi), atau sebagainya, melainkan rasa senang karena tubuhnya sudah muncul ‘fitur’ mengasyikkan.

Adakah cara optimalisasi perkembangan bayi?

‘Pekerjaan rumah’ orang tua dalam mengasuh bayi tentu saja tetap ada. Untung saja, dengan kemajuan ilmu pengetahuan, sangatlah mudah bagi ayah bunda untuk menemukan cara optimalisasi perkembangan bayi. Misalkan saja hal mudah seperti menidurkan bayi di atas perut bunda atau ayah.

Sebelumnya telah dijelaskan betapa si kecil sudah mampu mengangkat dirinya. Namun, dengan tiduran di atas perut bunda atau ayah, si kecil akan kesulitan untuk melihat bunda. Justru, kondisi inilah yang mendorong si kecil untuk mengangkat kepala, berusaha mencari keberadaan malaikat dalam hidupnya. menidurkan bayi dalam posisi terlentang bisa jadi langkah tepat bila orang tua hanya punya waktu bermain dengan si kecil yang minim.

Mainan yang dijual di pasaran tidak hanya berupaya menghabiskan dompet ayah bunda. Sebetulnya, mainan di pasaran memberikan kesempatan bagi ayah bunda untuk lepas dari si kecil, selagi dirinya asyik bersama mainan. Pilih jenis mainan dalam ukuran besar, lebih tepatnya sedikit lebih besar dibanding tangan bayi. Si kecil akan belajar mengenggam dan disinilah otot dalam tubuh secara tidak langsung terlatih.

Bagi ayah bunda dengan uang berlebih, dan ingin mengajak bayi bersenang bersama, berenang bisa jadi jawaban. Sekilas, berat dalam air tidak terasa berat, kendati demikian, ada tekanan dalam air yang menghabiskan energi tubuh. Hal inilah yang menjelaskan kenapa atlet yang berlatih di area berair seperti pantai memiliki otot yang lebih besar dibanding mereka yang berlatih di darat.

Air tidak hanya menyegarkan bayi, namun mendorong pertumbuhan si kecil. Telah dijelaskan bagaimana tekanan dalam air sangatlah menantang. Membawa bayi berenang secara otomatis mendorong pertumbuhan otot bayi meskipun si kecil tidak sadar dirinya sedang dilatih. Apalagi, segarnya kolam renang jelas membuat sesi menyenangkan tidak hanya bagi buah hati namun juga orang tua. Kencan terselubung di kala merawat si kecil bukanlah ide buruk.

Kapan harus merasa khawatir?

Dokter Kenneth Wible menjelaskan bahwa ada beberapa perkembangan buah hati yang wajib diwaspadai. Sebelumnya telah dijelaskan bahwa perkembangan si kecil saat ini berputar pada gerak motorik tangan yang makin mantap, dan kemampuan bayi menopang diri sendiri. Namun, kadang ada pula bayi yang tidak mengalami hal tersebut.

Menopang tubuh bayi memang butuh latihan, namun lain cerita dengan gerak motorik. Di penghujung usia bulan keempat, sudah sepantasnya bayi mampu meraih barang. Jika tidak ada gejala perkembangan bayi 4 bulan tersebut, bisa jadi bayi mengalami masalah visual atau motorik dan disarankan menjalani terapi.(HN)

 

 

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply