Konsultasi Tumbuh Kembang Balita Mengenai Speed Delay

Konsultasi Tumbuh Kembang Balita Mengenai Speed Delay

Ada pepatah yang mengatakan every child is special on his or her own way. Ini juga yang dijadikan kalimat mujarab ketika orang tua menemui adanya keterlambatan dalam perkembangan anak. Sembari melakukan konsultasi tumbuh kembang balita, para orang tua mencoba menghibur diri dengan mengingat-ingat terus pepatah tersebut.

Tentu pepatah tersebut bukan hanya untuk menghibur diri orang tua. Memang benar setiap anak itu memiliki hal spesial tersendiri. Tidak bisa satu anak bisa disamakan dengan anak yang lain. Begitu juga mengenai perkembangannya.

Lalu bagaimana dengan speech delay? Ini istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan kondisi perkembangan bicara anak yang terlambat. Setiap orang tua pasti khawatir. Namun, apakah itu artinya ada hal spesial pada diri si kecil? Bisa juga. Mungkin ada perkembangan lainnya yang jauh lebih cepat dan baik.

Jangan Terburu-Buru Mengatakan Anak Terlambat Bicara

Sebenarnya, pertanyaan yang harus dijawab lebih awal adalah kapan anak dikatakan terlambat bicara. Ibu bisa menemukan jawaban atas pertanyaan ini dengan cara mencari tahu kapan rata-rata anak sudah mulai bisa bicara.

Para ahli perkembangan balita mengatakan secara umum balita usia 1,5 tahun sudah bisa mengatakan satu patah kata dengan lebih jelas. Proses belajar bicara ini biasanya dimulai saat usianya 1 tahun. Akan tetapi, ada juga yang baru berusia 10 atau 11 bulan yang sudah bisa mengucapkan beberapa kata walaupun tidak begitu jelas.

Bicara anak menjadi lebih jelas dan tertata ketika usianya menginjak 2 tahun. Bahkan, pada saat itu, ia sudah bisa berkomunikasi. Artinya, ibu bisa berbicara dengan sang buah hati dan ia pun bisa menjawab apa yang ibu tanyakan.

Maka dari itu, anak dikatakan mengalami speech delay atau keterlambatan bicara ketika usianya sudah menginjak 2 tahun dan sama sekali tidak ada tanda-tanda anak mulai belajar bicara. Konsultasi perkembangan balita sangat perlu ibu lakukan.

Buat Apa Konsultasi

Memang masih banyak orang tua yang menganggap konsultasi dengan pakar perkembangan balita itu tidak penting. Ketika anak mengalami keterlambatan bicara, itu artinya stimulasi yang diberikan kurang bagus.

Anggapan tersebut memang benar. Hanya saja, bukan berarti konsultasi itu tidak penting. Bagaimana jika ada masalah dengan tumbuh kembang balita secara keseluruhan sehingga ia mengalami keterlambatan bicara? Ini pertanyaan yang jawabannya hanya bisa diberikan oleh pakarnya secara langsung.

Maka dari itu, saat konsultasi, balita akan diobervasi. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. Pasalnya, perkembangan fisik bisa dijadikan rujukan bagaimana kondisi kesehatan balita secara keseluruhan.

Tentu tidak itu saa yang akan dilakukan. Yang pasti, dokter akan mencari tahu apa yang membuat anak mengalami keterlambatan. Setelah itu, ada beberapa tips yang bisa diberikan. Tips tersebut diberikan berdasarkan faktor penghambat tumbuh kembang balita.

Sebenarnya, saat ini konsultasi tumbuh kembang anak sudah bisa dilakukan secara online. Ibu bisa kunjungi situs www.friso.co.id jika ibu ingin melakukan konsultasi online. Sudah ada pakar perkembangan anak yang akan menjawab pertanyaan apa saja yang ibu ajukan.

Di sana juga, terdapat forum ibu dan balita. Di forum tersebut, ibu bisa mendapatkan insight baru dari pengalaman para orang tua lainnya yang mungkin memiliki masalah yang sama. Atau, ibu bisa melemparkan isu atau pertanyaan di forum tersebut. Barangkali saja ada orang tua yang mengalami pengalaman yang sama. Mereka tidak segan-segan memberitahukan pengalaman mereka tersebut.

Yang pasti, konsultasi dengan pakar perkembangan anak itu sangat dibutuhkan. Temukan faktor penyebab keterlambatan belajar bicara lalu berikan stimulus yang tepat.

Stimulus Agar Anak Cepat Bisa Bicara

Tidak ada cara yang lebih tepat selain terus menerus mengajak anak berbicara. Sekalipun si kecil belum bisa menjawab, teruslah untuk mengajaknya berkomunikasi.

Sayangnya, stimulus seperti ini terkadang tidak efektif. Tidak efektif bukan berarti cara ini kurang tepat tapi kurang bisa membuat anak tertarik untuk bicara. Maka dari itu, kata kuncinya adalah bagaimana agar ibu bisa membuat anak tertarik bicara.

Ibu bisa coba membelikan buku berwarna. Ibu bisa belika buku gambar berbagai jenis binatang, barang-barang yang ada di rumah, dan gambar menarik lainnya. Biarkan anak membuka buku tersebut. Sesekali, ibu bisa tunjukkan nama dari setiap gambar yang ada di buku tersebut. Buat anak mengulang kata yang ibu ucapkan.

Atau ibu bisa belikan video menyanyi. Ini juga cara yang tepat agar anak tertarik berbicara. Menyanyi sambil menari merupakan hal yang menarik bagi anak balita. Pilihkan lagu yang mudah untuk ditiru.

Memasukkannya ke sekolah pun bisa ibu lakukan. Dalam hal ini, banyak kontroversi. Ibu bisa konsultasi perkembangan anak dengan pakarnya dulu sebelum memutuskan hal ini. Pasalnya, banyak pakar yang tidak menyarankan anak usia di bawah 3 tahun sudah dimasukkan ke sekolah. Akan tetapi, ada yang memperbolehkan karena berkumpul dengan teman sebaya bisa membuat anak lebih mudah berinteraksi dan berkomunikasi. Apalagi jika ibu tinggal di daerah di mana tidak ada anak seumuran dengan si kecil. Sepertinya, memasukkan si kecil ke sekolah (pre school) menjadi pilihan yang terbaik untuk mengoptimalkan perkembangannya, khususnya dalam hal bicara.

Yang pasti, konsultasi itu diperlukan. Jangan asal memberikan stimulus. Yang diperlukan adalah memberikan stimulus yang tepat untuk mengatasi faktor penyebab terhambatnya perkembangan anak. Hal tersebut hanya bisa didapatkan jika ibu konsultasi tumbuh kembang balita dengan pakarnya.

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply