Keterampilan Bayi 5 Bulan Mulai Terlihat, Apa Yang Seharusnya Ibu Lakukan?

Keterampilan Bayi 5 Bulan Mulai Terlihat, Apa Yang Seharusnya Ibu Lakukan?

Bayi 5 bulan sudah mulai memperlihatkan kemampuan dasarnya. Hanya saja, kemampuan ini perlu diasah agar kedepannya tidak tertinggal. Lalu, apa yang seharusnya ibu lakukan?

Hadirnya bayi di tengah-tengah keluarga menambah kebahagiaan. Betapa tidak, anak menjadi sumber kebahagiaan dan keharmonisan dalam rumah tangga. TidakĀ  semua ibu memiliki kesempatan tersebut.

Buktinya, ada banyak keluarga yang masih belum diberikan keturunan. Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkannya. Misalnya mengikuti terapi, bahkan sampai mengadopsi anak.

Beruntung bagi ibu yang memiliki keturunan saat ini. Tinggal ibu mencurahkan perhatiannya pada anaknya. Ini dimulai ketika masih dalam kandungan, sampai bayi terlahir ke dunia.

Setelah dilahirkan, bayi akan mulai berkembang. Yakni dimulai dengan lebih kuatnya tangan untuk menggenggam, sampai berat badannya semakin berat.

Sampai bayi usia 5 bulan, bayi akan terus berkembang. Di masa tersebut, kemampuan dasar bayi sudah mulai terlihat. Apa saja keterampilan dasar yang dimiliki bayi di usia tersebut?

Kemampuan Dasar Bayi Usia 5 Bulan

Tumbuh kembang bayi terlihat pesat didasarkan pada waktunya. Tentunya, pertumbuhannya semakin baik jika didukung dengan asupan yang baik di tiap harinya. Salah satunya adalah dengan pemberian asi yang cukup.

Pemberian asi ekslusif disarankan ketika bayi baru berusia 0-6 bulan. Asupan tersebut akan membantu anak untuk tumbuh lebih sempurna. Diantara tanda bayi semakin berkembang adalah mulai terlihatnya keterampilan anak. Apa saja keterampilannya?

  • Keterampilan bahasa

Salah satu kemampuan yang mulai terlihat di usia 5 bulan adalah bahasanya. Bayi mulai bisa mengucapkan suku kata sederhana. Bahkan ada juga yang telah mampu menyusunnya menjadi satu kata.

Normalnya, apa yang diucapkan bayi belum ditujukan untuk ibu. Hanya saja, kemampuan ini akan terus meningkat. Khususnya ketika bayi sudah bertambah usianya.

  • Kemampuan motorik

Bicara mengenai kemampuan motorik, ibu bisa menengoknya pada si kecil. Setiap waktu, bayi akan menunjukkan kemampuan tersebut. Contohnya adalah bisa berguling ke kanan dan ke kiri.

Bayi 5 bulan bisa apa saja selain berguling? Selain berguling, bayi juga sudah mampu duduk sendiri tanpa penyangga. Normalnya, bayi akan berada di posisi duduk setelah tengkurap, menyangga tubuhnya dengan tangan menyilang terlebih dahulu.

Tangannya sudah mulai kokoh. Cuma, bayi masih belum bisa menahan tubuhnya/kepalanya lebih lama. Di sini, ibu perlu memperhatikan dengan cermat.

  • Bayi berinteraksi dengan gerakan tubuhnya

Saat bayi sudah memasuki usia 5 bulan, bayi mampu berinteraksi. Bukan dengan sapaan ucapan, melainkan dengan bahasa tubuhnya.

Si kecil bisa memberikan pelukan ataupun ciuman pada ibunya. Ini menadakan jika bayi juga mulai mampu mengekspresikan kebahagiaannya.

Sama halnya ketika ingin digendong, bayi usia tersebut sudah bisa mengangkat tangannya. Ini menjadi petunjuk kalau bayi ingin digendong ibunya. Bahkan bayi juga sudah bisa mengekspresikan bahagia maupun kecewa. Intinya, bayi sudah bisa merespon apa yang dilihatnya.

Kemampuan-kemampuan dasar bayi umur 5 bulan baru saja muncul. Di sini, peran orang tua sangatlah penting untuk membantu dalam meningkatkannya. Jika tidak, kemampuannya bisa saja terhambat.

Apa Yang Sebaiknya Ibu Lakukan Ketika Bayi Usia 5 Bulan?

Usia keemasan anak ada di usia awal sampai 5 tahunan. Ketika kemampuan dasarnya sudah mulai terlihat, ibu perlu memperhatikan dan mengasahnya. Dengan mengasah kemampuan bayi, si kecil bisa lebih cepat untuk dalam hal kemampuannya.

Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak adalah dengan sering mengajak bicara. Faktanya, bayi sudah mulai merespon di usia tersebut. Kemampuan bahasa bayi usia 5 bulan memang belum bagus. Hanya saja, simulasi yang dilakukan ibu akan mempercepat kemampuannya terlihat.

Perlu diingat bahwa bayi sendiri sangat ingin diperhatikan oleh orang terdekatnya. Respon ibu bisa berupa mengajak bicara walaupun si kecil belum memahaminya. Setidaknya, ada beberapa kosakata yang diserap, di kemudian akan digunakan untuk berinteraksi misalnya memanggil dengan sapaan ibu.

Selain membiasakan diri untuk mengajak bicara anak, yang perlu ibu lakukan adalah menjauhkan anak dari permainan yang digantung. Anak usia 5 bulan sudah bisa menggenggam sesuatu, bahkan tertarik dengan permainan yang ada di sekitarnya.

Menariknya, anak sudah mulai bisa duduk sendiri. Ketertarikan anak dengan mainannya di atas kepalanya akan diraih. Sayangnya, anak cenderung akan menarik dengan kepalan tangan lebih kuat. Dikhawatirkan jika mainan tersebut bisa menjatuhinya, dan membuat si kecil terluka.

Menyadari akan hal ini, ibu perlu memindahkan mainan anak di atasnya. Ada baiknya mendekatkannya di kiri dan kanan tubuh bayi. Tapi, ibu perlu mendampinginya agar mainan tidak melukai anak.

Apakah Bayi Sudah Siap Untuk Makanan Pendamping?

Melihat dari kemampuan yang dimilikinya, pertumbuhan bayi usia 5 bulan sudah semakin membaik. Tidak hanya pada kemampuan fisiknya, namun organ-organ yang ada dalam tubuhnya.

Normalnya, bayi usia tersebut biasanya sudah tertarik dengan apa yang dikonsumsi ibunya. Si kecil akan memperhatikannya. Bahkan kadang-kadang ikut merebut apa yang dipegang oleh ibunya.

Meskipun begitu, ibu masih belum boleh untuk memberikan asupan makanan tambahan. Pasalnya, organ dalam tubuhnya masih belum siap dengan makanan selain ASI. Contohnya adalah bubur.

Ibu perlu menunggu sampai bayi berusia 6 bulan. Ibu bisa memberikan masakan pendamping pelan-pelan. Selain itu, selektif dalam memilih makanan agar bayi tidak mengalami masalah dalam sistem pencernaannya.

Kesimpulannya, berikan asupan nutrisi sesuai usianya, kemudian biasakan untuk mengajak bicara agar kemampuan bayi semakin bagus. Dengan begitu, bayi 5 bulan bisa terus berkembang kemampuannya sejalan dengan bertambahnya usia.

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply