Ketahui Dulu Alasannya Mengapa Cokelat Bukan Makanan Untuk Ibu Hamil

Ketahui Dulu Alasannya Mengapa Cokelat Bukan Makanan Untuk Ibu Hamil

Ada simpang siur tentang cokelat apakah termasuk ke dalam kategori makanan untuk ibu hamil atau tidak. Dan hal tersebut disampaikan oleh orang yang mengetahui betul tentang kesehatan. Lalu, mana yang harus ibu percaya?

Tentu saja ibu tidak boleh begitu saja percaya dengan semua pendapat, tak terkecuali pendapat yang disampaikan oleh seorang ahli sekalipun. Ibu harus ketahui juga alasan-alasan mengapa ada seorang ahli kesehatan yang mengeluarkan sebuah pendapat.

Mengenai cokelat, banyak pendapat yang mengatakan bawasannya ini bukan makanan ibu hamil. Sekarang, pertanyaannya adalah mengapa pendapat tersebut muncul?

3 Risiko Ibu Hamil Makan Cokelat

Cokelat itu makanan yang lezat. Bahkan, ibu mungkin sudah tahu jika cokelat itu mengandung sebuah kandungan yang bisa membuat pikiran tenang. Makanya,banyak orang yang tegang, stres, atau mengalami depresi disarankan untuk mengkonsumsi cokelat.

Akan tetapi, ketika ibu sedang dalam keadaan hamil, sebaiknya hindari dulu. Hal ini disebabkan ada kemungkinan atau risiko bahaya yang bisa ibu alami jika mengkonsumsi cokelat.

Yang pertama adalah bahaya obesitas. Apakah seorang ibu hamil bisa mengalami obesitas? Tentu saja bisa. Hal inilah yang membuat para ahli kesehatan ibu hamil memberikan standarisasi berapa kenaikan ibu hamil yang dikatakan normal. Ada batasan kenaikan berat badan di beberapa usia kehamilan yang berbeda.

Beberapa kasus ibu hamil yang mengalami obesitas disebabkan oleh konsumsi cokelat. Tentu bukan hanya cokelat saja. Makanan lain juga bisa menjadi faktor penyebabnya. Hanya saja, cokelat berpotensi memnbuat ibu hamil mengalam obesitas. Inilah yang sebenarnya membuat cokelat tidaklah menjadi salah satu makanan sehat ibu hamil.

Di dalam cokelat, terdapat kandungan gula dan lemak yang begitu tinggi. Hal inilah yang memicu ibu hamil berisiko tinggi mengalami obesitas. Dan ketika obesitas ini ibu alami, bukan hanya kesehatan ibu saja yang terancam tapi juga kesehatan janin yang ada di dalam kandungan. Ketika ibu mengalami obesitas, janin di dalam kandungan pun sangat mungkin mengalami hal yang sama. Dan jika janin memiliki berat badan di atas angka normal. Maka proses melahirkan menjadi sulit. Bahkan, bayi yang ibu lahirkan berpotensi mengalami obesitas hingga dewasa nanti.

Risiko kedua jika ibu tetap kekeuh mengkonsumsi cokelat adalah diabetes. Ini juga yang paling sering dikampanyekan oleh para ahli kesehatan ibu hamil. Sekarang ini, banyak sekali kasus ibu hamil yang mengalami diabetes mellitus. Diabetes ini disebabkan oleh naiknya kadar gula dalam darah yang disebabkan oleh makanan tertentu, tak terkecuali cokelat. Diabetes ini berpengaruh buruk terhadap janin yang ibu kandung. Bayi yang ibu lahirkan bisa mengalami cacat. Bahkan, banyak juga ibu yang harus kehilangan sangat buah hati karena diabetes ini menyebabkan bayi mengalami keguguran.

Risiko ketiga adalah perkembangan bayi abnormal. Setelah diteliti, cokelat juga mengandung kafein layaknya kopi. Hanya saja memang kandungannya tidak begitu tinggi. Meskipun demikian, kafein ini bisa berjumlah banyak mengingat kebanyakan orang sulit mengontrol dirinya sendiri ketika mereka sedang mengkonsumsi cokelat.

Dari fakta itulah mengapa banyak ahli kesehatan tidak menjadikan cokelat sebagai makanan untuk ibu hamil. Beruntung, sekarang ini sudah ada produk cokelat yang sehat. Yang perlu ibu lakukan adalah memilih cokelat yang sehat.

Cokelat Yang Sehat Untuk Ibu Hamil

Yang pasti, cokelat olahan bukan cokelat yang sehat. Jadi, mulai sekarang ibu hindari mengkonsumsi cokelat olahan.

Ada beberapa cokelat yang tidak membuat ibu hamil mengalami masalah seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Ibu perlu perhatikan kandungan lemak dan gula di dalam produk cokelat yang ibu pilih. Sebenarnya, cokelat premium tidak dibuat dengan mencampurkan dengan gula dan lemak berlebihan. Meskipun demikian, ibu juga harus hati-hati. Jangan asal memilih cokelat premium ya. Perhatikan kandungannya.

Sekarang ini, sudah banyak sekali cokelat yang warnanya tidak cokelat. Hal ini disebabkan cokelat sudah mengalami pelepasan warna. Makanya sekarang ada cokelat warna putih juga, kan? Namun, cokelat seperti itu bukanlah cokelat yang sehat. Usahakan ibu memilih cokelat yang warnya alami, yaitu cokelat. Karena cokelat seperti itu mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil, mulai dari zat besi, antioksidan, serta magnesium.

Terlepas dari itu semua, tetap saja ibu harus membatasi mengkonsumsi cokelat. Jika ibu merasa berat badan ibu mendekati batas tertinggi, sebaiknya hindari saja mengkonsumsi cokelat. Akan tetapi, jika berat badan ibu bisa dikatakan ideal, ibu bisa konsumsi cokelat paling banyak 200 mg tiap hari.

Jika ibu tidak mau repot dengan menghitung berapa mg cokelat yang ibu konsumsi, ibu bisa ganti dengan mengkonsumsi susu Frisian Flag Mama. Ini merupakan susu untuk ibu hamil rasa cokelat. Setidaknya, rasa cokelat bisa membuat mulut ibu tidak rindu lagi dengan cokelat. Apalagi di dalam susu ini terkandung semua nutrisi harian yang dibutuhkan oleh hamil. Jadi, tidak hanya rasa cokelat saja yang nikmat, tapi juga baik untuk kesehatan ibu dan janin di dalam kandungan.

Akan lebih baik jika ibu mencaritahu makanan lainnya yang jelas sehat bagi kehamilan. Ada berbagai macam sayuran, buah-buahan, dan juga bahan makanan lainnya yang jelas sehat untuk ibu konsumsi. Silakan ibu kunjungi situs www.ibudanbalita.com jika ibu ingin berkonsultasi langsung dengan pakar kesehatan kehamilan tentang makanan untuk ibu hamil.

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply