Kalkulator Kehamilan Online Untuk Hasil Yang Akurat

Kalkulator Kehamilan Online Untuk Hasil Yang Akurat

Apa yang ibu lakukan untuk menghitung masa kehamilan? Sudah pernah gunakan kalkulator kehamilan online?

Sebenarnya, tidak ada bedanya antara menggunakan kalkulator yang sudah disediakan di beberapa situs. Konsepnya sama seperti menghitung manual, yaitu menggunakan rumus Naegele. Hanya saja, jika ibu memilih secara manual, maka ibu harus menghitung sendiri. Berbeda jika ibu memilih untuk menggunakan kalkulator online untuk menghitung kehamilan.

Data Yang Dibutuhkan

Silakan ibu kunjungi situs Friso yang menyediakan fasilitas kalkulator kehamilan terlebih dahulu. Yang ibu butuhkan hanya dua data saja, yaitu HPHT atau hari pertama haid terakhir dan lama siklus haid rata-rata. Jadi, ibu harus memasukkan dua data tersebut ke dalam kolom yang sudah disediakan. Setelah dua kolom terisi, klik hitung. Maka ibu akan mendapatkan informasi usia kehamilan lengkap dengan HPL atau hari perkiraan lahir.

Mungkin ibu bertanya mengapa banyak ibu hamil yang menggunakan kalkulator menghitung masa kehamilan tapi hasilnya tidak akurat. Ini hal yang biasa terjadi di mana hari kelahiran tidak sesuai dengan HPL yang didapatkan setelah menghitung usia kehamilan dengan menggunakan kalkulator kehamilan online.

Jawabannya ada pada ketidak-validan pemberian data. Apakah ibu yakin sudah mengisi HPHT dengan sebenarnya? Kebanyakan ibu hamil menentukan HPHT berdasarkan perkiraan saja karena mereka terkadang lupa kapan hari pertama haid terakhir.

Apalagi bagi ibu yang memiliki siklus haid yang tidak tentu. Ini juga yang membuat hasil yang ibu dapatkan terutama mengenai HPL tidak sesuai dengan kenyataan.

Ibu bisa saja menggunakan metode lainnya untuk menghitung masa kehamilan. Selain kalkulator online ini, ibu bisa gunakan metode lain seperti hitungan kalender, sistem fundus uteri, deteksi gerakan janin, serta pemerikaan USG. Cara yang terakhir ini dianggap sebagai cara yang kevalidannya mencapai 90%.

Terlepas dari cara apa yang bisa memberikan data yang valid, yang terpenting adalah ibu tahu perkiraan usia janin sehingga ibu tahu apa yang seharusnya ibu lakukan. Selain itu, ibu juga tahu perkiraan lahir sehingga ibu bisa melakukan persiapan ketika masa persalinan hampir tiba.

Faktor Lain Menyebabkan HPL Maju Atau Mundur

Sebenarnya bukan hanya data yang mungkin salah yang ibu masukkan ke dalam kolom kalkulator kehamilan online. Ada juga faktor lain yang menyebabkan HPL maju atau mundur.

Siklus haid bisa menentukan apakah kelahiran maju atau mundur dari HPL. Wanita dengan siklus haid pendek cenderung melakukan persalinan lebih cepat dari prediksi. Jadi, ibu bisa ingat-ingat lagi apakah siklus haid ibu sebelum hamil pendek atau sebaliknya.

Selain siklus haid, faktor lainnya adalah jenis kelamin bayi. Memang hal yang satu ini tidak bisa dijadikan patokan. Namun, kebanyakan bayi perempuan cenderung lahir lebih cepat dari hari perkiraan lahir. Sementara itu, sebaliknya, bayi laki-laki lahir lebih lambat

Yang perlu diwaspadai adalah infeksi bakteri. Percama saja ibu sudah menghitung usia kehamilan dan mengetahui HPL dengan memanfaatkan kalkulator usia kehamilan jika terjadi infeksi. Bakteri vaginosis misalnya bisa menyebabkan bayi lahir jauh lebih cepat daripada HPL. Bahkan, bakteri ini juga bisa menyebabkan bayi lahir prematur. Inilah yang membuat ibu harus lebih berhati-hati dalam menjaga asupan makanan setiap hari.

Biasanya, dokter akan melakukan operasi caesar jika saat usia kehamilan di atas 42 bulan namun belum terlihat tanda-tanda kelahiran. Mengapa ini bisa terjadi? Banyak faktornya. Namun, kemungkinan terburuk adalah kualitas plasenta yang menurun. Ini yang menjadikan air ketuban juga kurang baik. Akhirnya, bayi menghisap fesesnya sendiri dan ia akan lama di dalam rahim. Ia mengalami keterlambatan dalam persalinan.

Yang pasti, ada satu kesimpulan yang harus ibu ketahui. Hasil dari perhitungan kalkulator kehamilan atau metode penghitungan usia kehamilan lainnya tidak 100% valid. Itu hanya bersifat perkiraan saja. Jadi, sangat mungkin terjadi di mana bayi lahir lebih maju atau mundur dari HPL.

Yang Sebaiknya Ibu Lakukan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ada faktor kesehatan rahim seperti plasenta serta air ketuban yang mempengaruhi kelahiran maju atau mundur. Meskipun ada faktor lainnya, sepertinya yang bisa ibu lakukan adalah menjaga agar kualitas air ketuban selalu bagus.

Untuk itu, ibu perlu memperhatikan makanan dan minuman apa yang ibu konsumsi setiap hari. Untuk menjaga kualalitas air ketuban, ibu harus lebih banyak mengkonsumsi air putih setiap hari. Selain itu, sesekali ibu bisa minum air kelapa muda yang bisa membersihkan air ketuban. Dengan demikian, air ketuban tidak keruh yang bisa menyebabkan bayi mengalami penyakit kuning saat lahir nanti.

Tambahan multivitamin seperti diperlukan agar kebugaran ibu terjaga dan perkembangan bayi di dalam kandungan. Minum susu ibu hamil bisa dijadikan cara lain untuk memastikan kebutuhan nutrisi harian ibu hamil terpenuhi.

Jadi, setelah ibu melakukan perhitungan dengan kalkulator usia kehamilan, ibu harus lebih semangat untuk melakukan yang terbaik untuk menjaga kesehatan ibu dan juga janin di dalam kandungan. Mengetahui usia janin berarti ibu tahu nutrisi seperti apa yang harus ibu penuhi. Ibu harus tahu setiap usia kehamilan, kebutuhan nutrisi itu berbeda-beda. Pada intinya, ini yang penting untuk ibu ketahui setelah mengetahui usia kehamilan dari penghitungan menggunakan kalkulator kehamilan.

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply