Inidia Gangguan Tumbuh Kembang Anak Yang Bisa Dicegah

Inidia Gangguan Tumbuh Kembang Anak Yang Bisa Dicegah

Ada seorang ibu yang stres karena mendapatkan kabar bayinya terindikasi mengalami gangguan perkembangan. Dan ia semakin kecewa ketika memang benar gangguan tumbuh kembang anak dialami oleh sang buah hati. Kemudian ia marah dan menyalahkan Tuhan karena ia merasa sudah melakukan yang terbaik. Selama masa kehamilan, sang ibu tidak henti-hentinya minum susu dan hanya mengkonsumsi makanan bergizi. Makanan fast food sudah ditinggalkan. Tidak berhenti sampai di situ saja. Saat bayi lahir, ia memberikan ASI eksklusif. Setelah usia 6 bulan, ia membuatkan menu MPASI yang bergizi.

Namun, pada kenyataannya, ia mendapati anaknya mengalami gangguan perkembangan. Tentu kekecewaan yang ia rasakan sangat bisa dipahami.

Akan tetapi, orang tua yang bijak tidak lantas hanya memenuhi dirinya dengan kekecewaan saja. mereka memikirkan cara bagaimana mengatasi gangguan perkembangan pada anak ini.

Ada banyak sekali jenis gangguan perkembangan yang bisa dialami anak balita. Mungkin ibu familiar dengan istilah down syndrome, autis, dan perawakan pendek. Dan ternyata gangguan tersebut bisa dicegah.

Jadi, pada intinya ibu harus peka jika ada tanda-tanda munculnya gangguan perkembangan anak. Dengan demikian, ibu bisa melakukan pencegahan. Semakin dini pencegahan dilakukan, maka gangguan tersebut bisa dengan mudah teratasi.

Down Syndrome

Paling mudah untuk mengetahui apakah anak mengalami down syndrome atau tidak. Lihat saja perkembangan fisiknya. Anak down syndrome biasanya memiliki ciri seperti mata yang berbentuk seperti kaca almond, wajah datar, pertumbuhan rambut tipis dan jarang, ukuran telinga lebih kecil dari umumnya, serta jari-jari tangan yang pendek.

Tentu down syndrome ini tidak hanya berpengaruh pada perkembangan fisik anak saja, tapi juga mental. Anak dengan down syndrome memiliki kelemahan dalam menghafal atau mempelajari sesuatu. Inilah yang menjadi alasan ada sekolah khusus untuk anan-anak down syndrome. Karena memang mereka membutuhkan cara belajar dan kurikulum yang berbeda dibandingkan dengan anak normal lainnya.

Lalu, apakah gangguan perkembangan anak ini bisa dicegah? Kabar baiknya, down syndrome ini bisa dicegah. Yang pertama adalah dengan melakukan pemeriksaan kromosom bayi sejak masih ada di dalam kandungan. Ibu harus tahu down syndrome ini disebabkan adanya kromosom tambahan di dalam tubuh bayi. Menurut para peneliti kesehatan, anak dengan down syndrome itu memiliki jumlah kromosom 21 yang berlebihan. Maka dari itu, pemeriksaan jumlah kromosom saat bayi masih ada di dalam kandungan harus dilakukan.

Yang kedua, menerapkan pola hidup yang sehat. Saat hamil, ibu tidak hanya harus mengkonsumsi makanan bergizi saja. Ibu juga ubah kebiasaan kurang sehat seperti merokok, nongkrong hingga larut malam, dan lain sebagainya. Akan lebih baik juga jika kondisi rumah di mana ibu tinggal harus sehat. Mintalah suami untuk tidak merokok di dalam rumah karena asap rokok bisa berpengaruh terhadap perkembangan janin. Atau bisa saja saat hamil merupakan waktu yang tepat untuk meminta suami ibu untuk berhenti merokok selamanya.

Autis

Ada kabar yang cukup mencengangkan di dunia kedokteran. Ternyata, penyakit autis termasuk ke dalam penyakit yang sulit untuk disembuhkan. Namun, bukan berarti gangguan perkembangan ini tidak bisa dicegah.

Sebaiknya ibu ketahui dulu apa faktor penyebab yang paling sering mempengaruhi anak mengalami autis. Menurut penelitian, anak autis itu disebabkan kurangnya asupan nutrisi berupa asam folat. Ini bisa terjadi ketika bayi masih ada di dalam kandungan atau bayi sudah lahir.

Maka dari itu, cara pencegahannya adalah dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung asam folat. Saat hamil, seorang ibu sebaiknya mengkonsumsi susu Frisomum Gold. Kandungan nutrisinya lengkap dan seimbang. Salah satu kandungan utamanya adalah asam folat yang akan mengoptimalkan perkembangan otak janin. Dengan demikian, risiko bayi lahir dengan keadaan autis bisa diminimalisir.

Tidak itu saja. Saat balita, ibu juga harus berikan susu balita terbaik. Susu Friso Gold 3 bagus untuk memaksimalkan tumbuh kembang balita usia 1 tahun. Dengan mengkonsumsi susu balita ini setiap hari, kebutuhan asam folat harian terpenuhi sehingga anak terhindar dari autis.

Perawakan Pendek

Ibu tahu Lionel Messi? Ini adalah pesepakbola terkenal saat ini. Akan tetapi, ibu tahu jika waktu kecil Messi memiliki perawakan yang sangat pendek. Saking pendeknya, ia dianggap tidak bisa menjadi pemain sepakbola hebat ketika dewasa nanti lantaran tubuhnya yang tidak berkembang normal. Akan tetapi, karena Barcelona melihat ada potensi sepakbola yang sangat besar ada pada diri Messi, Barcelona mau membiayai treatment yang perlu dilakukan untuk membuat pertumbuhan tubuhnya normal. Dan lihat saja sekarang. Meskipun mendapatkan treatment, tubuhnya tidak setinggi pemain sepakbola lainnya. Bagaimana jika tidak mendapatkan treatment?

Treatment tersebut sangat mahal. Itulah mengapa pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Pencegahan bisa dilakukan dengan cara yang hampir sama untuk mencegah masalah gangguan tumbuh kembang balita lainnya, yaitu mengkonsumsi makanan bernutrisi saat hamil. Namun, tidak sampai di situ saja. Karena tubuh yang pendek itu sering diidentikkan dengan kekurangan vitamin D dan kalsium, maka ibu perlu memberikan makanan dengan tinggi kandungan kalsium dan vitamin D. Selain itu, penting juga untuk memastikan si kecil mendapatkan imunisasi dasar.

Tentu hal yang sifatnya lebih teknis dan ilmiah lainnya bisa ibu tanyakan pada dokter anak secara langsung. Ibu bisa datang berkonsultasi dengan dokter anak atau konsultasi secara online di www.friso.co.id agar ibu mendapatkan lebih lengkap lagi informasi tentang bagaimana mencegah gangguan tumbuh kembang anak.

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply