Ini Alasan Mengapa Bayi Sehat Dilarang Dibawa Ke Rumah Sakit

Ini Alasan Mengapa Bayi Sehat Dilarang Dibawa Ke Rumah Sakit

Jika ibu memiliki bayi sehat, maka jangan sekali-kali ibu membawanya ke rumah sakit untuk menjenguk saudara atau tetangga yang sakit. Bahkan, kalau ibu sakit dan di rawat di RS, ibu harus menahan diri terlebih dahulu dan tidak perlu bersama sang buah hingga nanti ibu sehat dan boleh keluar dari rumah sakit.

Ibu juga harus tahu semua rumah sakit seharusnya ada standarnya. Seharusnya semua rumah sakit melarang bayi dibawa ke dalam rumah sakit. Tentu saja ada alasan. Setidaknya ada dua alasan utama.

  1. Bayi Bisa Tertular Penyakit

Bayi yang sehat bisa saja tertular penyakit jika ibu bawa ke rumah sakit. Hal ini disebabkan banyak sekali bakteri atau virus yang ada di udara di sekitar rumah sakit. Banyak sekali pasien yang dirawat di sana. Ada penyakit yang disebabkan oleh bakteri atau virus di mana penyakit tersebut mudah sekali menyebar dan menjangkit orang lain, tak terkecuali bayi.

Dalam hal ini, ibu harus tahu bayi memiliki ketahanan tubuh yang belum sempurna. Apalagi jika bayi ibu masih di bawah usia 6 bulan. Ia sangat rentan sekali terkena penyakit, terutama penyakit menular karena virus dan bakteri. Dan karena banyaknya virus dan bakteri dari pasien yang dirawat di rumah sakit, pihak rumah sakit melarang membawa bayi ke dalam rumah sakit. Ini alasan yang paling utama.

  1. Bayi Bisa Mengalami Trauma

Ini yang juga dikhawatirkan oleh para ahli perkembangan bayi. Ibu mungkin tidak menyadari jika bayi juga sudah bisa merekam apa yang ia lihat. Namun, justru menurut pakar perkembangan bayi, saat masih kecil, bayi lebih kuat dalam merekam apa yang ia lihat. Dan dikhawatirkan jika bayi diajak ke rumah sakit, bayi ibu melihat pasien yang mungkin baru saja dioperasi dengan banyaknya perban di bagian tubuhnya atau masih ada darah yang terlihat. Ini bisa membuat bayi trauma.

Sebenarnya dua alasan itulah yang membuat ibu sebaiknya tidak mengajak bayi ke rumah sakit. Jika ibu ingin memastikan bayi sehat, sebaiknya ibu menitipkan bayi ke saudara atau orang tua ketika ibu menjenguk orang sakit di RS.

Dari penjelasan tersebut di atas, ibu mengerti kan mengapa bayi dilarang dibawa ke rumah sakit? Memang, ada beberapa rumah sakit yang memperbolehkan bayi dibawa ke dalam rumah sakit. Namun, prosedur standarnya adalah bawasannya bayi dilarang di bawah ke dalam rumah sakit.

Jika dilihat dari alasan-alasan tersebut, bukan hanya rumah sakit saja yang menjadi tempat terlarang bagi bayi. Puskesmas dan klinik juga termasuk tempat di mana ibu sebaiknya tidak membawa bayi. Alasannya sama, yaitu untuk mencegah bayi ibu terserang penyakit karena bakteri dan virus yang ada di sekitar tempat tersebut.

Mungkin ibu akan bertanya kapan anak diperbolehkan masuk ke rumah sakit? Sebenarnya, sudah banyak informasi beredar di mana anak dengan usia di bawah 12 tahun dilarang dibawa ke rumah sakit. Namun, larangan ini tidaklah mutlak. Yang pasti, rumah sakit melarang anak yang masih kecil untuk dibawa ke rumah sakit.

Sebaiknya ibu mulai sejak dini meningkatkan sistem kekebalan tubuh sang buah hati. Saat masih bayi, ibu harus memberikan ASI eksklusif hingga usia 6 bulan. Hal ini disebabkan ASI eksklusif lah yang mengandung antibodi di mana kandungan ini yang akan memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi.

Ketika usianya sudah menginjak 1 tahun, ibu sebaiknya mulai memberikan tambahan nutrisi. Selain memberikan makanan yang bergizi, ibu sebaiknya siapkan tiga gelas susu Frisian Flag Jelajah setiap hari. Di dalam susu ini, terdapat semua nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangan anak. Dan yang pasti, nutrisi di dalam susu balita tersebut juga akan memperkuat sistem kekebalan tubuh anak. Untuk lebih lengkapnya mengenai bagaimana ibu bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh si kecil, ibu bisa ikuti diskusi di forum ibu dan balita.

Akan tetapi, selain meningkatkan sistem kekebalan tubuh, tetap saja yang paling penting adalah menjaga kebersihan lingkungan. Sebaik apapun sistem kekebalan tubuh, jika kondisi lingkungan atau rumah di mana ibu tinggal tidak sehat dan bersih, maka bayi ibu akan mudah sekali sakit. Menjaga bayi sehat bisa dilakukan dengan memastikan ibu menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan, terutama rumah.

Jika ibu atau suami ibu sedang sakit seperti terkena flu atau batuk, sebaiknya ibu jaga jarak dengan bayi. Untuk sementara waktu, ibu bisa tidur tidak satu kamar dengan sang buah hati. Alasannya sama ketika ibu dilarang membawa bayi ke rumah sakit. Penyakit yang ibu derita bisa menular ke si kecil. Tentu saja ibu tidak ingin hal ini terjadi, bukan?

Poin yang terpenting adalah sebaiknya ibu tidak membawa bayi ibu ke dalam rumah sakit, apapun alasannya. Alangkah baiknya ibu menjenguk saudara atau tetangga yang sakit nanti setelah ia pulang ke rumah jika ibu tidak bisa meninggalkan bayi. Jangan gunakan alasan apapun sehingga ibu tetap membawa bayi masuk ke dalam rumah sakit.

Beruntung sekali sekarang ini banyak rumah sakit yang menerapkan perataran larangan bayi masuk rumah sakit dengan sangat ketat. Hal ini sesuai dengan intruksi dinas kesehatan. Peraturan ini tidak hanya sebagai langkah pencegahan agar bayi tidak tertular penyakit saja. Peraturan ini diterapkan sebagai salah satu faktor penilaian sebuah rumah sakit. Semoga ibu bisa memahami hal ini. Dan yang pasti, peraturan larangan membawa bayi ke dalam rumah sakit ini diterapkan untuk memastikan bayi sehat, tidak tertular penyakit.

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply