Informasi Seputar Asam Folat Sebagai Nutrisi untuk Ibu Hamil Muda Hingga Persalinan

Informasi Seputar Asam Folat Sebagai Nutrisi untuk Ibu Hamil Muda Hingga Persalinan

Asam folat, suatu senyawa yang sangat jarang terdengar. Tidak banyak orang awam yang tahu, atau minimal pernah mendengar. Paling jauh, pembaca bisa jadi baru sebatas lihat kalau iseng membaca kandungan nutrisi untuk ibu hamil muda. Kalau ditilik lebih lanjut, justru asam folat merupakan sumber penting untuk keberlangsungan hidup janin dan bunda.

Tidak kenal maka tak sayang. Bukannya sengaja disembunyikan, namun sebagai orang awam kadang ogah ribet musti kenali kandungan satu persatu. Padahal, asam folat kerap kali ada dalam kandungan susu kehamilan, apakah konsumen tidak penasaran apa manfaatnya? Ingat, pengetahuan adalah senjata terkuat era kini. Dengan memahami lebih lanjut, maka penyediaan anggaran jadi lebih berdasar dan menguntungkan.

Manusia telah berkembang jauh dari leluhurnya, yang diperkenalkan Darwin sebagai homo sapiens. Hal ini dibuktikkan dengan teknologi yang makin canggih, dan beragam jurnal ilmiah yang makin ‘wow’ saja bahasannya. Salah satu ‘hobi’ peneliti terkini bukan lagi belajar akan vitamin, melainkan sudah masuk tahap modifikasi.

Penggemar Youtube mungkin sering menyaksikkan betapa ajaib dunia sekarang. Mulai dari persilangan hewan beda jenis seperti kuda dan keledai, atau mungkin resep makanan unik. Tahukah pembaca, manusia telah mencapai titik dimana modifikasi vitamin dapat dikonsumsi dan beredar di masyarakat. Asam folat yang sedang jadi topik utama, merupakan hasil modifikasi vitamin folate atau biasa disebut vitamin B.

Vitamin B dan asam folat seringkali menjadi perdebatan tersendiri di kalangan peneliti, namun tak satupun membantah bahwa asam folat membawa malapetaka dalam kadar yang pas. Berhubung asam folat dan vitamin B ibarat ibu dan anak, maka keduanya cenderung tidak berbeda jauh. Ya, asam folat memiliki fungsi dan tujuan yang sama yakni menjaga perkembangan janin hingga jadi bayi.

Kehamilan merupakan tantangan yang cukup besar bagi manusia. Banyak pasangan bahkan menggambarkan masa mengandung dan pendidikan anak sebagai level baru dalam rumah tangga. Terlebih mengingat rentetan resiko yang bisa bikin depresi berbulan-bulan kalau sampai terjadi, dan tidak hanya keguguran yang dikategorikan sebagai ‘resiko’.

Pembaca mungkin pernah mendengar mengenai bayi prematur. Ya, buah hati pasangan yang lahir lebih awal umumnya memiliki badan yang begitu kecil dan ringkih. Ibarat masakan yang belum matang, bayi yang datang ke dunia luar sebelum waktunya kerap kali mendapat masalah. Organ dalam si kecil belum siap, tak jarang pula bayi musti jalani operasi rumit dengan kemungkinan hidup yang tak terbilang besar.

Prematur mungkin wajar saja punya berat badan sedikit, tapi bukan cuma prematur yang hadapi takdir serupa. Kasus kelahiran di seluruh dunia menunjukkan adanya fenomena bayi dengan berat badan dibawah rata-rata meskipun lahir tepat waktu. Bunda dengan usia terlalu muda, dengan asupan nutrisi yang jelek kemungkinan besar melahirkan bayi tipe ini.

Bencana yang mungkin menimpa masa kehamilan tidak hanya berhenti pada persalinan atau keguguran saja, bayi dalam kandungan juga bisa ikutan kena musibah. Tali pusat, merupakan bagian paling penting dalam rahim, pasalnya tanpa tali ini, saluran makan akan terhambat, sehingga bayi tak punya energi untuk berkembang. Dapat ditebak, rusaknya tali pusat merupakan penyebab utama perkembangan otak atau tulang sum-sum pada calon buah hati ayah bunda.

Masih banyak lagi resiko-resiko kehamilan yang hanya bikin stress kalau disebutkan semua. Penyebab utama kelahiran dan perkembangan janin tidak normal bisa jadi bukan faktor keturunan saja, melainkan asupan nutrisi, terutama asam folat. Lho, apa hubungannya? Tentu ada.

Asam folat memiliki fungsi utama menjaga keutuhan tali pusat, dan bertanggung jawab atas kinerja sel darah. Ibarat pembangunan, bisa dibilang asam folat merupakan supervisi utama sekaligus teknisi. Inilah mengapa perempuan hamil sangat dianjurkan untuk konsumsi asam folat setiap harinya.

Pertanyaan yang mungkin muncul sekarang adalah berapa banyak kebutuhan asam folat?

Jawaban dengan menarik garis besar adalah empat ratus sampai enam ratus mikro gram. Tentu saja, kadar tersebut akan bergantung pada individu dan tingkat kehamilan. Awal kehamilan, hingga usia janin tiga bulan, bunda hanya membutuhkan empat ratus mikro gram asam folat. Lain cerita dengan kehamilan tua yang sampai meminta asupan asam folat hingga enam ratus mikro gram asam folat.

Tubuh manusia bersifat dinamis, tidak ada satupun manusia yang bisa dikatakan seratus persen mirip luar dalam, bahkan anak kembar identik sekalipun. Kebutuhan asam folat juga bersifat sama. Meskipun rekomendasi asupan asam folat hanya sebatas empat ratus hingga enam ratus mikro gram, bukan berarti setiap orang punya kebutuhan serupa. Bicarakan terlebih dahulu dengan dokter kepercayaan sebelum memutuskan apapun.

Penjelasan kadar kebutuhan, dan manfaat asam folat tentu cukup buat angguk-angguk kepala tanda paham. Tinggal bagaimana pembaca eksekusi baik untuk pasangannya di kala hamil atau dirinya sendiri. Folat, alias vitamin B, banyak ditemukan pada sayur berwarna hijau seperti bayam, kacang-kacangan atau ginjal sapi. Bagaimana bunda menakar bahan makanan tersebut tentu tugas yang cukup sulit.

Daripada ribet dan rempong, lebih baik beli saja asam folat di pasaran. Beberapa perusahaan penyedia keperluan kehamilan kerap menawarkan susu dengan kandungan super berguna bagi ibu dan janin. Tinggal disiplin minum saja (umumnya 2 kali yakni setiap pagi dan malam), status nutirisi untuk ibu hamil maupun tua pasti terbilang cukup. (HN)

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply