Ibu Hamil Lebih Sering Merasa Kembung. Ini Alasannya

Ibu Hamil Lebih Sering Merasa Kembung. Ini Alasannya

Hampir semua ibu hamil akan merasakan perut kembung. Keluhan kesehatan yang satu ini sedikit berbeda dengan morning sickness. Kehamilan semakin tua maka morning sickness akan semakin mereda dan hilang. Berkebalikan dengan kembung. Kehamilan semakin tua justru membuat risiko perut kembung semakin tinggi dan frekuensinya semakin sering.

Salah satu yang ditimbulkan dari perut kembung adalah rasa yang kurang nyaman. Ini berakibat pada kegiatan sehari-hari yang terganggu. Bahkan, tidak jarang seorang wanita hamil di mana kembung yang ia alami begitu parah sehingga ia kehilangan nafsu makan. Jika kejadiannya sampai separah ini, tentu penanganan yang lebih serius harus dilakukan. Jika seorang ibu yang sedang hamil kehilangan nafsu makan, janin pun bisa kekurangan nutrisi, bukan?

Penyebab Kembung Saat Hamil

Memang ibu hamil lebih berisiko mengalami kembung daripada seorang wanita yang tidak hamil. Hal ini bisa dijelaskan secara medis. Ternyata, ketika ibu mengandung, produksi hormon progesteron semakin meningkat. Dan inilah yang menjadi penyebab perut kembung saat hamil.

Apa hubungannya antara peningkatan hormon progesteron dengan perut kembung? Para dokter kandungan menjelaskan bawasannya peningkatan produksi hormon progesteron membuat otot perut lebih rileks. Walhasil, ketika ibu hamil mengkonsumsi makanan, makanan yang dikonsumsi tidak dengan cepat dicerna oleh sistem pencernaan. Akibatnya, kadar gas di dalam perut semakin banyak dan akhirnya menyebabkan perut kembung.

Mungkin penjelasan tersebut di atas membuat ibu ingat tentang penyebab morning sickness. Betul sekali. Penyebab perut kembung sama dengan penyebab morning sickness. Keluhan kesehatan tersebut berkaitan dengan faktor hormonal. Jadi, keluhan tersebut secara medis sangat alami dan tidak bisa dihindari. Yang bisa dilakukan hanyalah meringankan keluhan tersebut.

Hal Kecil Untuk Meringankan Kembung Saat Hamil

Tidak ada yang bisa mencegah meningkatnya produksi hormon progesteron karena hormon tersebut memang diperlukan untuk perkembangan janin di dalam kandungan. Akan tetapi, bukan berarti tidak ada hal yang bisa ibu lakukan untuk mengatasi masalah perut kembung saat hamil. Ada beberapa hal yang bisa meringankan keluhan kesehatan yang disebabkan oleh faktor hormonal ini.

Yang pertama, jauhi makanan yang mengandung gas. Makanan tersebut seperti brokoli, kol, kubis, dan kacang-kacangan. Memang itu tersebut sayuran yang sangat baik untuk ibu hamil. Hanya saja jika ibu merasa kembung, hindari dulu mengkonsumsi sayuran tersebut. Ganti menu makanan lainnya.

Yang kedua, mengatur jadwal makan. Lebih baik makan dengan porsi sedikit tapi sering daripada makan dengan porsi banyak tapi ibu sering telat makan. Ketika ibu telat makan, maka ibu cenderung ingin makan dalam porsi yang banyak. Sementara itu, jika jumlah makanan menumpuk di perut banyak, maka sistem pencernaan kuwalahan. Akibatnya, penumpukan makanan tersebut akan mengakibatkan perut kembung. Jadi, akan lebih baik jika selama masa kehamilan, ibu mengkonsumsi makanan lebih 3 kali sehari namun dengan porsi yang kecil saja.

Yang ketiga, perhatikan posisi makan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kembung disebabkan oleh makanan yang menumpuk di perut yang kemudian menghasilkan gas. Penumpukan makanan di perut ini bisa disebabkan oleh lambatnya proses pencernaan yang dibarengi dengan porsi makanan yang ibu konsumsi terlalu banyak. Namun, ada juga faktor lainnya, yaitu posisi makan. Makan dengan posisi duduk yang membuat perut tergencet juga bisa mengakibatkan kembung lho. Jadi, sebaiknya ibu tidak makan dengan posisi membungkuk atau posisi duduk di lantai.

Yang ketiga kurangi mengkonsumsi makanan berlemak. Sebenarnya, lemak juga dibutuhkan oleh seorang wanita hamil. Hanya saja, terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang berlemak mengakibatkan kembung.

Kandungan berupa lemak sudah tercukupi jika ibu mau minum susu ibu hamil Frisian Flag Mama. Susu ini mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan selama masa kehamilan dengan kadar yang sesuai dengan instruksi ahli kesehatan, terutama kadar kandungan lemaknya.

Sayangnya, banyak yang beranggapan bawasannya susu itu juga yang menjadi penyebab kembung. Sebenarnya anggapan tersebut kurang tepat.

Susu Ibu Hamil Tidak Menyebabkan Kembung

Pernyataan bawasannya susu ibu menjadi penyebab kembung kurang tepat. Ini seperti halnya pernyataan susu menyebabkan mual dan muntah. Toh sebenarnya ibu sudah tahu mual dan muntah, begitu juga kembung merupakan keluhan kesehatan ibu hamil yang disebabkan oleh faktor hormonal.

Lalu, mengapa banyak ibu hamil yang merasa kembung setelah minum susu? Ini bukan disebabkan oleh susu tapi karena mereka tidak terbiasa minum susu sebelumnya. Akibatnya, kandungan di dalam susu terutama kandungan berupa laktosa tidak bisa dicerna dengan baik oleh sistem pencernaan. Akibatnya, mereka merasa kembung.

Hal tersebut tidak lantas membuat ibu sebaiknya tidak perlu minum susu ibu hamil jika ibu tidak terbiasa minum susu. Tetap saja susu itu sangat baik untuk memastikan perkembangan janin di dalam kandungan optimal. Untuk menghindari rasa mual, yang perlu ibu lakukan hanyalah mengurangi kadar susu. Ibu bisa mulai secara bertahap. Untuk awalnya, ibu bisa minum susu yang tidak begitu kental atau ibu bisa minum susu satu gelas sekali saja. Setelah beberapa hari, ibu bisa mengkonsumsi susu ibu hamil sesuai dengan intruksi di dalam kemasan susu ibu hamil.

Bagaimana? Ibu sekarang sudah tahu kan kenapa saat hamil ibu mudah sekali mengalami kembung? Yang jelas, ini merupakan reaksi tubuh yang sangat alami saat ibu hamil. Jadi, tidak ada hal yang terlalu perlu dikhawatirkan.

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply