Gizi Anak Balita Yang Harus Dipenuhi Supaya Tembuh Kembang Anak Lebih Optimal

Gizi Anak Balita Yang Harus Dipenuhi Supaya Tembuh Kembang Anak Lebih Optimal

Pemenuhan gizi anak balita Bunda secara maksimal setiap harinya merupakan syarat utama jika ingin tumbuh kembang anak balita bisa berjalan secara optimal. Namun sebagian besar para orang tua ada yang belum tahu apa saja gizi untuk anak balita yang memang dibutuhkan oleh anak balita setiap harinya.

Kondisi semacam ini terbilang sangat ironis. Keengganan para orang tua untuk selalu mencari informasi terkait hal ini disinyalir merupakan faktor utama kondisi seperti ini sampai terjadi.

Jika Anda menginginkan supaya si kecil tetap sehat dan tumbuh kembangnya bisa berjalan secara optimal maka memenuhi asupan gizi harian yang memang benar-benar dibutuhkan oleh tubuh si kecil harus Anda penuhi.

Pemberian nutrisi pada anak balita harus tepat, artinya:

  1. Kombinasi zat gizinya haruslah tepat, yakni antara karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin, dan cairan tubuh anak balita, yaitu 1 sampai dengan 1.5 liter perharinya.
  2. Jumlah atau porsinya harus tepat, yakni harus sesuai dengan yang diperlukan oleh tubuh anak balita berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian dari anak balita.
  3. Tepat berdasarkan tahap perkembangan anak balita, maksudnya adalah kebutuhan kalori anak balita ini berdasarkan pada berat badan dan usianya.

Pola Makan Untuk Anak Balita

Pemberian asupan nutrisi untuk balita setiap harinya harus seimbang. Untuk itulah pola makan yang tepat untuk anak balita harus Bunda terapkan. Memangnya seperti apa pola makan yang tepat untuk anak balita?

  1. Saat bayi tumbuh menjadi balita, Maka sepenuhnya harus terintegrasi ke makanan keluarga. Meskipun pada awalnya nanti si kecil masih membutuhkan bantuan.
  2. Satu hal yang perlu Bunda perhatikan supaya makanan keluarga cocok untuk anak balita bisa dengan mengurangi bumbu-bumbu dengan rasa yang tajam terlebih dahulu.
  3. Susu masih memiliki peran penting dalam pola makan anak balita Anda. Namun porsinya harus sedikit Bunda kurangi menjadi 200-600 ml susu atau 2-3 porsi susu perharinya.
  4. Selalu berikan si kecil jenis makanan yang sehat, bervareasi, dan juga seimbang.
  5. Si kecil perlu makan dari berbagai jenis makanan dari setiap kelompok makanan, yakni 4 porsi jenis karbohidrat perhari, 1-2 porsi jenis daging perhari, 2-3 porsi susu perhari, dan 5 porsi jenis buah dan sayuran perhari.

Kebutuhan Gizi Pada Anak Balita

Di atas sudah disinggung terkait dengan begitu pentingnya memenuhi kebutuhan gizi anak di bawah 5 tahun guna untuk mendukung tumbuh kembangnya. Namun yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah apa saja kebutuhan gizi untuk anak di bawah 5 tahun yang harus dipenuhi? Untuk lebih jelasnya berikut ini ulasannya:

  1. Energi

Perlu Bunda ketahui bahwa anak balita membutuhkan energi (sebagai kalori) untuk mendukung aktifitasnya dan untuk mendukung pertumbuhan serta perkembangan tubuh si kecil. Energi ini bisa diperoleh terutama dari lemak dan juga karbohidrat, namun juga bisa didapatkan beberapa dari ptotein.

  1. Asupan Kalori

Dikarenakan bergerak cukup aktif maka anak-anak usia balita ini secara otomatis juga membutuhkan kalori yang cukup banyak. Anak balita setidaknya membutuhkan 1500 kalori setap harinya.

  1. Protein

Protein ini juga tergolong nutrisi untuk anak balita yang harus Bunda penuhi setiap harinya. Protein ini diperlukan untuk pertumbuhan, pemeliharaan, dan perbaikan jaringan tubuh si kecil.

Protein  juga untuk membuat enzim perncernaan dan juga zat kekebalan untuk melindungi tubuh anak balita. Selain itu protein juga memiliki manfaat sebagai prekursor untuk neutransmitter guna membantu perkembangan otak si kecil.

  1. Lemak

Beberapa lemak dalam makanan ini sangat penting sebagai pemasok asam lemak esensial, yakni jenis lemak yang tidak tersedia di dalam tubuh. Selain itu lemak yang terdapat di dalam makanan juga memiliki fungsi sebagai pelarut vitamin larut lemak, seperti vitamin A, D, E, dan K.

Dan ternyata anak balita ini lebih banyak membutuhkan lemak jika dibandingkan dengan orang dewasa sebab tubuh anak balita ini menggunakan energi yang lebih banyak selama masa pertumbuhan dan perkembangannya.

  1. Karbohidrat

Nutrisi anak balita yang harus Bunda penuhi selanjutnya adalah karbohidrat. Karbohidrat ini sebagai sumber energi utama bagi si kecil. Bahkan hampir dari separo energi yang dibutuhkan oleh anak balita bersumber dari karbohidrat ini. Anjuran konsumsi karbohidrat untuk anak usia 1 tahun ke atas adalah 50 sampai dengan 60% perharinya.

  1. Serat

Serat ini merupakan bagian dari karbohidrat dan protein nabati yang tidak dipecah di dalam usus kecil serta memiliki kemampuan untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan anak balita. Selain itu serat ini bisa membuat perut si kecil cepat penuh dan terasa kenyang lebih lama.

  1. Vitamin dan Mineral

Vitamin merupakan zat organi kompleks yang dibutuhkan oleh tubuh si kecil untuk banyak proses penting yang di dalakukan dalam tubuhnya. Sedangkan mineral sendiri merupakan zat organik yang dibutuhkan oleh tubuh untuk berbagai macam fungsi.

Jenis makanan yang berbeda akan memberikan vitamin dan mineral yang berbeda pula serta memiliki diet yang bervareasi dan seimbang. Ini menjadi sangat penting guna menyediakan jumlah yang cukup dari semua zat gizi.

  1. Zat Besi

Asupan nutrisi anak di bawah 5 tahun yang harus Bunda penuhi selanjutnya bernama zat besi. Usia balita ini umumnya anak balita cenderung kekurangan zat besi, sehingga Bunda harus memastikan menu makanan yang dikonsumsi setiap harinya di dalamnya mengandung zat besi.

  1. Kalsium

Anak balita membutuhkan asupan kalsium secara teratur sebagai pendukung pertumbuhan tulang dan gigi anak balita.

Supaya tumbuh kembang anak balita Bunda lebih optimal lagi maka penuhilah asupan gizi anak balita secara seimbang setiap harinya.

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply