Fakta Sejarah Makanan Bayi Daerah Barat yang Akan Buat Kamu Tercengang!

Fakta Sejarah Makanan Bayi Daerah Barat yang Akan Buat Kamu Tercengang!

Makanan bayi bukan sesuatu yang sulit didapat. Entah masak sendiri di rumah ataupun membeli produk instant di pasaran, kecil kemungkinan buah hati ayah bunda kelaparan. Inovasi dari beragam merek begitu gencar mengincar konsumen. Apalagi negara barat yang tergolong maju seringkali jadi rujukan produk import. Namun, pernahkah terpikir di benak pembaca seperti apa kondisi kuliner bayi barat di era kegelapan?

“Orang yang tidak paham sejarah cenderung mengulang masa lampau”

Filosofis asal Spanyol, George santaya mengelurkan kalimat tersebut demi mengingatkan manusia bahaya tak mengenal kisah nenek moyang. Ya, dibalik kelam dan binar sejarah, selalu ada sesuatu yang dapat dibawa untuk masa sekarang. Lagipula, peradaban manusia sepertinya tak akan maju bila tidak berkembang melebihi pendahulu, termasuk konteks makanan.

Kadang, pengetahuan tidak harus bersifat berat. Fakta-fakta ringan akan jauh lebih baik mengisi otak dibanding gosip tetangga sebelah. Bahkan, bisa jadi usai pembaca menelusuri sejarah makanan bayi akan dapatkan ide. Entah untuk bisnis, atau sekedar menemukan langkah supaya hidup terasa lebih mudah. Ingat, segala sesuatu dimulai dari inspirasi tempat lain, dasar segala penemuan era modern didorong oleh serangkaian kejadian dan informasi.

Penasaran? langsung saja lanjut ke fakta aneh seputar makanan si kecil:

  • Botol bayi dikubur bersama pemilik

Jaman mesir mungkin terkenal dengan piramida lengkap dengan kuburan di dalamnya. Warga bangsawan sampai dipercaya akan ‘bangkit’ atau hidup kembali di masa mendatang, sehingga budak atau pelayan ikut serta di dalamnya. Ternyata, kebiasaan mengubur properti atau barang almarhum sudah ada dari dua ribu tahun lamanya.

Arkeolog memang pekerjaan yang terbilang seru. Setiap hari, selalu ada temuan entah lama atau baru siap diteliti. Salah satu barang yang ditemukan dalam kuburan dan buat pekerja arkeolog tak habis pikir adalah botol bayi. Jaman dulu, botol bayi tak ubahnya lampu minyak jaman sekarang, hingga pada akhirnya dilakukan uji tes sisa cairan yang menunjukkan bahwa di dalamnya bukan air seni melainkan makanan bayi.

  • Air susu ibu tetap terbaik

Sejak jaman dahulu kala, manusia seolah punya insting dalam menjaga keselamatan buah hatinya. Meskipun ilmu pengetahuan belum maju, namun perempuan sudah memberikan air susu ibu pada anak-anaknya. Kepercayaan buta bahwa air susu ibu pasti menyehatkan anak seolah tak butuh konfirmasi ilmiah. Hasilnya? Barulah ilmu medis menyatakan memang benar air susu bunda bahan terbaik untuk si kecil.

  • Opium obat penenang bayi

Inggris sempat kerepotan dengan meledaknya opium asal Cina. Produk terlarang ini berhasil mengkuasai pikiran warga hingga terjadi perang, hingga sekarang opium masuk kategori narkoba dan bagi siapa yang konsumsi dapat kena hukuman penggal. Ironisnya, opium punya fungsi yang menarik di jaman dahulu.

Abad Sembilan belas, tidak banyak orang memahami bahaya dan fungsi tubuh bayi. Selama si kecil tenang dan tak banyak bicara, artinya tidak ada masalah. Masalah bayi mengamuk ketika diberi makan punya solusi mudah namun cukup janggal yakni menggunakan opium. Campuran opium dalam bubur bayi dianggap biasa demi menenangkan tangisan si kecil. Untung saja hal ini sudah tak berlaku lagi.

  • Dibalik rasa sedap bubur

Masih dalam abad Sembilan belas, orang tua sudah mengenal adanya bubur pengganti air susu ibu. Resepnya tentu saja masih sangat sederhana tidak ribet seperti jaman sekarang. Hanya bermodal tepung, dan susu sapi, hidangan untuk buah hati siap disajikan. Rasanya? Cukup enak!

Rasa kagum sebaiknya ditahan dulu. Memang sih, rasa sedap bubur tidak mungkin berasal dari bumbu penyedap yang belum ditemukan, atau teknik memasak khusus. Justru, senjata andalan supaya bubur terasa lebih gurih cukup variatif, dari yang wajar hingga tidak. Beberapa diantaranya adalah gula, kaldu ayam, beer, dan wine. Ya, tidak salah baca kok, minuman keras sangat umum dicampurkan sebagai penyedap.

  • Bapak bubur modern dari Jerman

Anak satu saja mengurusnya sudah buat pusing bukan main, apalagi anak lima. Ditambah lagi, orang jaman dulu tidak punya teknologi canggih, padahal anaknya ‘berhamburan’. Inilah kenapa seorang ilmuan kimia bernama Justus von Liebeg berhasil menemukan solusi untuk masalah terbesar di jamannya.
Era kegelapan tidak hanya gelap dari segi ilmu namun juga teknologi. Pada masa tersebut, menghidangkan bubur untuk banyak anak sekaligus adalah hal merepotkan. Apalagi, tidak adanya kulkas buat penyimpanan makanan penuh dan belum tentu tidak busuk. Inilah basis penemuan Justus von Liebeg.

Modal potassium bicarbonate, tepung, ragi, dan susu sapi, makanan instant pertama diciptakan dengan sukses. Bentuknya bubuk yang sudah dikeringkan dan siap dihidangkan. Pembuatan bubur yang mudah telah jadi idaman banyak orang, sehingga produk Justus von Liebeg diburu di pasaran.

  • Masa kejayaan bubur instant

Bubur instant ternyata punya masa populer tersendiri layaknya bubur lain. Mengingat persoalan pemberian makanan cukup buat geleng-geleng kepala, tentu tak butuh waktu lama hingga oportunis lain terinspirasi. Banyak perusahaan seperti Nestle, menawarkan produk-produk inovatif guna memudahkan perawatan buah hati ayah bunda.

Seribu Sembilan ratus dua puluh adalah masa dimana produsen bubur bayi dipersilahkan menari bahagia. Pada masa tersebut, sebagian besar masyarakat sudah teredukasi mengenai makanan instant untuk si kecil. Pundi-pundi uang disodorkan guna memperoleh produk yang diminta. Hingga kini, makanan bayi instant belum berhenti diburu oleh ayah bunda.(HN)

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply