Diskusi Seputar Kehamilan Mengenai Pendarahan Normal Dan Tidak Normal

Diskusi Seputar Kehamilan Mengenai Pendarahan Normal Dan Tidak Normal

Dari sekian banyak topik yang dibahas di forum diskusi seputar kehamilan, satu tema yang terus dibahas, yaitu tentang pendarahan saat hamil. Hal ini disebabkan kehamilan sering sekali mengakibatkan pendarahan. Hanya saja, ada pendarahan yang normal namun ada juga pendarahan yang membahayakan.

Untuk itu, Anda sebagai seorang ibu hamil harus tahu perbedaan antara pendarahan normal dan pendarahan berbahaya yang dianggap sebagai pendarahan tidak normal ini. Apalagi jika kehamilan ibu baru memasuki usia hamil muda. Jelas ibu harus tahu tentang hal yang satu ini.

Tanda Pendarahan Normal Saat Hamil

Sebenarnya mudah lho untuk mengetahui apakah pendarahan yang ibu alami itu normal atau tidak. Tandanya hanya satu, yang seberapa besar darah yang keluar. Jika pendarahan hanya sedikit dan tidak terjadi secara terus menerus, ibu tidak perlu khawatir. Pendarahan seperti ini bisa saja disebabkan paska melakukan hubungan intim dengan suami. Coba ibu ingat lagi kepan ibu melakukan hubungan intim dengan sang suami. Bisa juga pendarahan tersebut disebabkan oleh ambeien yang sangat sering dialami oleh seorang wanita hamil.

Jadi, jika terjadi pendarahan seperti itu, ibu tidak perlu takut. Ibu juga tidak perlu merasa harus datang dan konsultasi dengan dokter kandungan. Pendarahan normal seperti itu umumnya terjadi pada saat usia kehamilan mencapai minggu kelima sampai ke delapan. Sekarang ibu tenang kan setelah mengetahui informasi ini?

Agar ibu bisa lebih tahu tentang hal ini, ibu bisa ikut diskusi seputar keluhan ibu hamil di www.ibudanbalita.com. Di forum tersebut, ibu tidak hanya akan tahu tentang pendarahan, tapi juga keluhan lainnya. Lebih dari itu, anggota forum yang merupakan ibu-ibu hamil juga biasanya menceritakan pengalaman mereka masing-masing. Bukan tidak mungkin dari pengalaman para anggota forum tersebut, ibu bisa menyerap ilmu yang penting sehingga ibu bisa gunakan agar masa kehamilan bisa ibu lewati dengan baik dan lancar.

Penyebab Pendarahan Tidak Normal

Dari penjelasan sebelumnya, jelas sudah bawasannya pendarahan normal ditandai dengan keluarnya darah yang jumlahnya tidak banyak. Jika darah keluar begitu banyak atau sedikit namun terjadi secara terus menerus, bisa saja pendarahan tersebut merupakan pendarahan yang berbahaya.

Di dalam dunia kedokteran, ada yang disebut dengan pendarahan subkorionik. Memang kasus semacam ini jarang terjadi. Namun, tidak ada salahnya jika ibu mengetahui apa itu pendarahan subkorionik. Ini merupakan pendarahan yang terjadi pada sekitar plasenta. Padahal ibu sudah mengetahui fungsi plasenta itu sangat penting. Bisa dikatakan plasenta merupakan yang sangat mempengaruhi bagaimana tumbuh kembang janin di dalam kandungan.

Oleh sebab itu, salah satu kemungkinan yang bisa terjadi ketika pendarahan subkorionik ini terjadi adalah keguguran. Janin tidak berkembang lantaran plasenta tidak bekerja secara maksimal untuk menyalurkan nutrisi menuju ke janin. Akhirnya, janin mengalami keguguran. Kemungkinan yang kedua dan ini yang paling sering terjadi adalah bayi lahir dalam keadaan prematur.

Ada juga yang disebut dengan kehamilan ektopik. Ini juga yang menyebabkan keluarnya darah dari dalam rahim. Kehamilan ektopik merupakan kehamilan di luar rahim. Jadi, ada janin yang berkembang namun berada di luar rahim. Kasus semacam ini tidak jarang terjadi. Biasanya, perlu penanganan khusus dari dokter kandungan untuk kasus kehamilan seperti ini. Dokter akan memikirkan keselamatan ibu hamil terlebih dahulu baru kemudian mencoba menyelamatkan janin. Namun, memang ketika kehamilan ektopik ini ibu alami, ibu akan mengalami nyeri yang luar biasa. Darah bisa keluar melalui vagina yang tidak hanya berjumlah banyak namun juga membuat ibu merasa tidak nyaman.

Dua contoh tersebut bisa dikatakan kelainan saat kehamilan. Dan penyebabnya sangat bervariasi. Ibu bisa konsultasi dengan dokter kandungan secara online di situs Ibu dan Balita agar bisa mengetahui lebih jelas mengenai kasus tersebut. Yang pasti, ibu sekarang bisa membedakan nama yang merupakan pendarahan normal dan mana yang bukan pendarahan normal. Langkah selanjutnya adalah tindakan apa yang harus ibu lakukan jika ternyata pendarahan yang ibu alami merupakan pendarahan yang tidak normal.

Mengatasi Pendarahan Tidak Normal

Setidaknya ada dua hal utama yang perlu untuk segera ibu lakukan jika ibu menemukan terjadi pendarahan yang tidak normal.

Yang pertama, istirahat yang cukup. Hindari melakukan kegiatan, terutama kegiatan fisik yang menguras tenaga. Jangan pergi ke luar kota apalagi hingga menyita waktu hingga 1 hari menggunakan kendaraan bermotor. Istirahat saja di rumah agar pendarahan bisa dikurangi atau bahkan diatasi.

Yang kedua, mengkonsumsi makanan dan minuman yang bernutrisi. Pendarahan bisa saja disebabkan kondisi rahim yang belum begitu kuat. Apalagi jika kehamilan masih berusia muda, hal ini sangat bisa terjadi. Untuk itu, konsumsi makanan yang bergizi. Jika perlu, minum susu Frisian Flag Mama agar kebutuhan nutrisi harian ibu hamil benar-benar terpenuhi.

Jika dua hal tersebut ibu lakukan namun pendarahan masih saja terjadi, ada baiknya ibu segera periksakan ke bidan atau dokter kandungan. Pemeriksaan USG diperlukan untuk mengetahui apa yang penyebabkan pendarahan tersebut.

Haruskah ibu bedrest? Ini keputusan yang harus diambil oleh dokter kandungan yang ibu ajak untuk konsultasi. Kalaupun ibu harus melakukan bedrest, ibu harus mematuhi anjuran tersebut. Dan memang tidak sedikit ibu di forum diskusi seputar kehamilan yang mengalami pendarahan hebat saat hamil harus bedrest hingga berbulan-bulan. Kalau ini merupakan yang terbaik untuk ibu dan juga janin, tentu ibu harus melakukannya, bukan?

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply