Daya Tahan Tubuh Anak Turun Bukan Saat Musim Hujan Saja

Daya Tahan Tubuh Anak Turun Bukan Saat Musim Hujan Saja

Banyak orang tua yang sering mengaitkan antara daya tahan tubuh anak turun dengan musim hujan. Hal ini tentu bisa dimaklumi. Mereka sering melihat anak mudah sekali sakit saat musim hujan tiba. Maka dari itu, mereka menganggap saat itulah daya tahan atau sistem kekebalan tubuhnya menurun.

Namun, kurang tepat jika menyalahkan musim. Memang saat musim hujan tiba, anak cenderung mudah sekali sakit. Apalagi jika ia sering berada di luar rumah atau bahkan sering main hujan. Sudah bisa dipastikan ia mudah sekali terkena flu dan demam. Akan tetapi, harus diperhatikan juga faktor penyebab lainnya seperti bakteri serta virus yang berkembang lebih cepat. Bakteri dan virus ini semain masif menyerang anak sehingga ia mudah sekali sekali.

Untuk menjelaskan mengapa bukan karena musim hujan saja yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh anak turun, ibu perlu mengetahui keterangan berikut ini.

Peran Pencernaan Menjaga Kekebalan Tubuh Anak

Banyak orang yang tidak tahu jika kekebalan tubuh itu juga dipengaruhi oleh sistem pencernaan. Menurut ahli kesehatan, sebanyak 80% sistem imun itu berada di usus. Sementara itu, usus merupakan bagian terpenting dari sistem pencernaan. Maka dari itu, di artikel yang di posting di www.friso.co.id, dijelaskan bahwasannya sistem kekebalan tubuh sangat dipengaruhi oleh sistem pencernaan.

Untuk lebih mudah lagi memahami hal ini, coba ibu perhatikan ketika anak sakit perut atau sedang mengalami masalah yang berhubungan dengan sistem pencernaan. Pastinya kesehatannya secara keseluruhan terganggu, bukan? Ia menjadi lemas dan terlihat kurang fit seperti biasanya. Hal tersebut sudah sangat menjelaskan bagaimana sistem pencernaan yang kurang bagus akan berpengaruh pada turunnya daya tahan tubuh anak.

Maka dari itu, para orang tua diharapkan waspada ketika anak mengalami masalah pencernaan. Bukan masalah pencernaan saja yang akan terganggu melainkan juga sistem kekebalan tubuh akan menurun. Dan jika hal ini terjadi, maka bakteri atau virus apapun bisa menyerang tubuh si kecil dengan mudah.

Sudah jelas kan bu hubungannya? Sekarang yang perlu ibu ketahui adalah bagaimana agar sistem pencernaan anak baik sehingga tidak menurunkan sistem kekebalan tubuh.

Ini Yang Paling Penting

Pertanyaan yang penting untuk dicari jawabannya adalah bagaimana agar menjaga sistem pencernaan selalu baik. Ternyata, bukan hanya memberikan makanan yang bergizi dan higienis saja yang harus ibu lakukan. Kata kuncinya ada pada keseimbangan bakteri di dalam susu.

Mengapa demikian? Di dalam usus, terdapat bakteri baik dan bakteri jahat. Dalam hal ini, harus dipastikan jumlah bakteri baik itu lebih banyak daripada bakteri jahat. Hal inilah yang menjadikan adanya keseimbangan bakteri di dalam sistem pencernaan.

Ibu harus tahu bakteri jahat juga diperlukan. Bakter inilah yang bertugas memakan sisa makanan yang masih ada di usus yang kemudian dikeluarkan melalui feses atau buang air besar. Akan tetapi, jika bakteri jahat ini terlalu banyak jumlahnya, maka bukan hanya sisa makanan saja yang dimakan, melainkan makanan itu sendiri. Dengan demikian, tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang harus dicukupi setiap hari.

Maka dari itu, yang paling penting adalah menjaga keseimbangan bakteri di dalam susu. Bagaimana caranya?

  • Berikan Makanan Yang Bersih

Pernah lihat anak sakit karena makan makanan yang dijual di pinggir jalan? Hal tersebut disebabkan makanan tersebut mengandung bakteri jahat. Ketika masuk ke dalam usus, maka jumlah bakteri jahat semakin banyak lalu menyerang bakteri baik. Akibatnya, anak mengalami sakit perut.

Oleh sebab itu, pastikan anak hanya mengkonsumsi makanan yang higienis. Jika perlu, setiap hari ibu sendiri yang menyiapkan makanan sehingga ibu bisa pastikan sendiri kehigienisan makanan tersebut.

  • Probiotik

Ibu pasti sering dengar istilah probiotik. Ini merupakan makanan yang dibutuhkan oleh bakteri baik agar tetap bertahan di dalam susu. Probiotik ini bisa didapatkan dari susu balita Friso Gold 3. Ini merupakan susu dengan kandungan probiotik serta kandungan nutrisi lengkap dan seimbang lainnya.

Probiotik di dalam tubuh ini bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh juga, Kandungan yang satu ini membentuk antibodi dan juga meningkatkan kemampuan sel darah putih. Dengan demikian, virus ataupun bakteri yang masuk ke dalam tubuh bisa dihalau.

 

Saat Musim Hujan Harus Lebih Ekstra

Sekarang sudah jelas kan mengapa bukan karena musim hujan saja yang menyebabkan daya tahan tubuh anak turun? Meskipun demikian, memang tidak salah jika saat musim hujan tiba, perlindungan juga harus lebih ekstra. Hal ini disebabkan bakteri dan virus cepat berkembang dan semakin masif menyerang.

Oleh sebab itu, perhatikan kebersihkan lingkungan. Pastikan tidak ada genangan air yang bisa digunakan sebagai tempat di mana jentik nyamun dan juga bakteri berkembang.

Tidak sampai di situ saja. Ibu juga perlu memberikan booster. Ini bisa berupa sirup atau pil yang gunanya untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dalam hal ini, susu balita juga termasuk ke dalam jenis booster karena kandungan di dalamnya yang sangat baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Itulah informasi singkat mengenai hubungan antara sistem pencernaan dengan daya tahan tubuh anak. Sekarang, ibu semakin tahu kan bagaimana cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh atau sistem imun anak? Semoga mulai sekarang anak ibu tidak lagi mudah sakit sehingga perkembangannya bisa lebih maksimal.

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply