Cemilan Sehat Untuk Balita Itu Sama Pentingnya Dengan Susu

Cemilan Sehat Untuk Balita Itu Sama Pentingnya Dengan Susu

Semua orang pasti akan memilih memberikan susu daripada makanan kecil sekalipun itu adalah cemilan sehat. Apakah ibu juga memiliki pilihan yang sama?

Tentu sangat bisa dipahami. Sudah melekat di imej bahwasannya susu itu sehat. Sementara itu, cemilan itu kurang sehat, dan bahkan cenderung mengganggu kesehatan. Hal inilah yang menggiring seseorang memilih untuk memberikan susu dan tidak mau menyiapkan cemilan untuk anak.

Akan tetapi, ibu akan berubah pikiran setelah tahu penjelasan berikut ini. Para ahli kesehatan serta ahli perkembangan anak mencoba untuk membuka perspektif baru mengenai cemilan yang sahat untuk anak. Mereka ingin mengatakan bahwasannya cemilan itu sangat dibutuhkan oleh si kecil, sama halnya seperti susu yang ia konsumsi setiap hari.

Manfaat Cemilan Sehat Untuk Anak

Setidaknya ada 4 manfaat yang akan langsung didapatkan oleh si kecil ketika ibu membiasakan mengkonsmsi makanan ringan atau cemilan.

  • Memenuhi Kebutuhan Nutrisi

Nutrisi itu bisa didapatkan dari mana saja. Salah satunya dari cemilan. Yang menjadikan bayi tidak boleh mengkonsumsi makanan selain ASI hanya karena usia. Usianya belum cukup di mana sistem pencernaanya siap mencerna makanan selain ASI. Setelah usianya menginjak balita, ia sudah bisa mendapatkan nutrisi dari mana saja, tak terkecuali dari cemilan.

Dan semakin dewasa anak, maka cemilan itu memang semakin dibutuhkan. Hal ini disebabkan kebutuhan nutrisinya bertambah. Dan tidak mungkin rasanya anak balita terlalu sering makan makanan berat. Di sela makan berat, ibu bisa berikan cemilan bergizi sebagai pelengkap kebutuhan gizi.

  • Energy Booster

Ada lho bu cemilan yang berfungi sebagai energy booster. Contohnya saja kacang-kacangan. Ada banyak sekali jenis cemilan yang terbuat dari kacang. Nah, bahan makanan ringan yang satu ini mengandung energi. Dengan demikian, anak ibu tetap bisa beraktivitas dengan penuh tenaga meskipun belum waktunya makan siang.

Maka dari itu, cemilan itu sangat direkomendasikan diberikan di sela saparan dan makan siang, yaitu sekitar jam 10. Pada saat itulah, energi mulai terkuras habis. Apalagi jika balita ibu sangat aktif. Maka kebutuhan energi menjadi sangat besar. Dan untuk mencukupi kebutuhan tersebut, ibu siapkan saja cemilan yang bergizi, terutama cemilan yang mengandung banyak energi.

  • Cara Menawarkan Makanan Baru

Terkadang orang tua merasa kuwalahan ketika harus mengenalkan makanan baru. Padahal, mereka tahu ini menjadi sangat penting agar anak semakin banyak mengenal dan doyan dengan makanan yang berbeda-beda. Lalu, bagaimana jika ia menolak?

Ibu bisa coba memberikan cemilan. Contohnya saja, ketika anak tidak suka sayuran, berikan cemilan berupa keripik sayur. Jika ia tidak suka dengan bubur kacang hijau, berikan roti atau kue isi kacang hijau. Jadi, cemilan ini seolah menjadi stimulan agar anak mengenal rasa dari makanan yang berbeda.

  • Jadwal Makan Lebih Teratur

Ibu pasti tahu jadwal makan anak itu berubah. Perhatikan saja ketika usianya baru menginjak 1 tahun. Makannya bisa lebih dari 3 kali sehari. Hanya saja porsinya sedikit. Kemudian, ketika usianya 2 tahun, pola makannya mulai mirip seperti orag dewasa, yaitu tiga kali sehari. Ia memulai hari dengan sarapan di pagi hari. Makan besar dilanjutkan di siang dan di malam hari sebelum tidur.

Sayangnya, pola makan ini juga bisa berubah lagi. Karena aktivitas yang begitu banyak, energi terkuras lebih cepat. Akhirnya anak ingin sekali makan lebih sering.

Tentu saja hal tersebut tidak masalah. Hanya saja, dikhawatirkan jika makan tidak teratur, kinerja lambung bermasalah. Akibatnya, ia akan mengalami maag di kemudian hari.

Untuk itu, sebaiknya ibu membuat jadwal makan tetap 3 kali sehari. Sementara itu, ketika ia sudah merasa lapar bukan pada waktu jam makan, berikan cemilan sehat sebagai penunda rasa lapar. Dengan demikian, anak akan memiliki jadwal makan yang teratur.

Jadi, seberapa penting cemilan bagi anak ibu? Sangat penting, bukan? Makanya, tidak berlebihan jika dikatakan bahwasannya cemilan itu sama pentingnya seperti susu asalkan cemilan tersebut memang mengandung nutrisi yang sama seperti yang ada pada susu.

Memilih Cemilan Yang Sehat

Karena semakin tingginya kesadaran masyarakat, terutama orang tua yang memiliki anak kecil, maka muncullah berbagai jenis cemilan yang sehat di pasaran saat ini. Ibu tidak perlu harus membuat cemilan yang sehat sendiri di rumah. Sudah banyak opsi cemilan sehat yang bisa dipilih.

Salah satunya cemilan berupa biskuit. Umumnya, biskuit ini terbuat dari gandung. Campurannya bisa berupa apa saja yang mengandung vitamin. Bahkan, ada juga biskuit yang dikombinasikan dengan buah. Jadi bisa dipastikan cemilan ini sehat untuk anak kecil.

Selain itu, cemilan sehat lainnya adalah ubi. Sekarang ini, banyak sekali snack yang terbuat dari ubi. Ubi ini mengandung karbohidrat yang cukup tinggi. Ini bisa dijadikan cemilan penambah energi dan penunda rasa lapar. Akan tetapi, hati-hati memilih cemilan berupa ubi ini. Pilihlah ubi yang tidak diberi rasa. Sebaiknya pilih ubi original yang lebih sehat.

Jadi, ibu bisa hunting makanan ringan yang bisa ibu berikan sebagai cemilan si kecil di siang hari. Akan lebih baik jika ibu yang memilihkan agar anak tidak jajan cemilan sembarangan di pinggir jalan. Selain itu, ibu juga bisa memastikan cemilan tersebut mengadung nutrisi yang dibutuhkan oleh si kecil.

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply