Beberapa Manfaat Bermain Game Anak Yang Harus Bunda Ketahui

Beberapa Manfaat Bermain Game Anak Yang Harus Bunda Ketahui

Dalam perkembangan seorang anak, kehidupan anak-anak selalu dipenuhi oleh kegiatan yaitu bermain. Saat bermain game anak, anak anak secara langsung bisa melatih keseimbangan sensorik motorik. Beragam permainan anak dapat mengembangkan dalam segi keterampilan, kecekatan, fokus dan keuletan untuk memenangkan permainan. Bila diasah dengan tepat, akan mendapatkan dampak yang positif bagi perkembangan anak.  Pada umumnya, pemikiran orang tua menganggap bahwa sebuah game dikatakan memiliki banyak dampak negatif bagi perkembangan seorang anak, seperti kurang tidur,kecanduan, kurang bergaul, perubahan perilaku.

Namun, dalam penelitian bermain game dapat mengembangkan IQ seorang anak selama sebuah game terbatas sebagai hiburan, juga mempunyai manfaat positif dalam bermain game antara lain yaitu:

–   Melatih kemampuan berbahasa

Saat ini, pasar game masih dikuasai oleh pengembang asing, walaupun saat ini kita masih dapat menemukan pengembang game local. Dengan besarnya pengembang game asing, banyak game yang dikemas menggunakan bahasa inggris. Dengan game berbasis bahasa inggris, secara tidak langsung, seorang anak akan belajar bahasa inggris agar dapat memainkan game tersebut. Ini menjadikan game merupakan sarana belajar sambil bermain.

–   Melatih Logika

Dalam bermain, anak dapat dilatih untuk menggunakan logika, menganalisa masalah serta strategi untuk memecahkan masalah yang dihadapi guna memenangkan game yang sedang dimainkan.

–  Melatih Kemampuan Spasial

Game dapat berperan untuk melatih kecrdasan spasial anak. Dengan berinteraksi dengan gambar dan ruang, seorang anak dapat mengenal dan mengingat sebuah bentuk visual. Sehingga anak terasah untuk mengingat bentuk visual dan ruang dan diterapkan dalam kehidupan sehari hari. Kecerdasan spasial juga berhubungan dengan pemecahan masalah.

–  Pengenalan teknologi

Dengan bermain game, seorang anak secara tidak sadar sedang dalam tahap pengenalan teknologi

–   Kemampuan membaca

Dalam memainkan game edukasi, seorang anak secara langsung belajar membaca untuk memainkan sebuah game sehingga seorang anak dapat belajar dengan bermain.

Melatih Kecerdasan Otak Dengan Game Anak

Game yang memerlukan lebih dari 1 orang dapat melatih tingkat kerjasama dan dalam kehidupan nyata akan mengurangi sifat egois pada diri seorang anak. Dalam memainkan sebuah game, otak bekerja lebih keras untuk berstrategi dalam memecahkan masalah dalam sebuah permainan. Stimulasi otak ini perperan juga dalam melatih kemampuan motorik anak.

Visual yang disajikan dalam sebuah game diharuskan memiliki daya tarik yang tinggi sehingga mampu membuat seorang anak tertarik untuk memainkan. Daya tarik visual yang disajakin ini bermanfaat untuk meningkatkan imajinasi visual seorang anak sertah menambah serta membentuk kreatifitas sejak dini. Tekanan yang didapat dalam belajar di sekolah bisa membuat seorang anak mengalami stres. Dengan bermain game, seorang anak dapat membenamkan diri dan bebas dari tekanan dunia luar untuk sementara waktu.

Bermain game bisa membuat seseorang bahagia, tentu dengan waktu yang dibatasi agar tidak menjadi candu. Dalam masa perkembangan psikis, seorang anak dapat dengan mudah menyerap segala hal yang dilalui dalam kehidupan sehari hari. Dalam hal bermain games pun harus dilakukan pencegahan agar dampak negatif dari sebuah game tidak mempengaruhi perkembangan seorang anak.

Perilaku seorang anak merupakan cerminan dari orang tua, oleh karena itu peran tanggung jawab orangtua terhadap perkembangan mental dan perilaku seorang anak sangatlah mutlak. Dalam upaya mengatasi masalah ini, orang tua dapat meluangkan waktu dan melakukan kegiatan yang bermanfaat bersama dengan anak, memahami kebutuhan belajar serta membimbing saat anak melakukan aktifitas di rumah.

Dampak Positif Game Anak Bagi Kesehatan Mental

Ternyata banyak manfaatnya bagi kesehatan tubuh dan kemampuan berfikir otak dalam bermain game. Yang lebih menghebohkan lagi bahkan games aksi seperti perang dan kekerasan dan strategi lebih besar efek positifnya pada perkembangan kemampuan berfikir, kesehatan mental dan kehidupan sosial pada anak. Untuk memahami dampak video game pada anak-anak dan remaja, pembangunan perspektif yang lebih seimbang yang dibutuhkan.

Sementara satu pandangan luas mempertahankan bermain video game menyebabkan kemalasan secara intelektual, Kenyataannya bermain tersebut benar-benar dapat memperkuat berbagai keterampilan kognitif seperti navigasi spasial, penalaran, memori dan persepsi.

Para penulis mengatakan hal ini terutama berlaku untuk game aksi FPS (First Person Shooter) yang mengandung unsur kekerasan. Bermain video game shooter meningkatkan kapasitas pemain untuk berpikir tentang obyek dalam tiga dimensi, sama seperti program akademik untuk meningkatkan keterampilan yang sama, menurut penelitian ini. Hal ini memiliki implikasi penting untuk pendidikan dan pengembangan karir, karena penelitian sebelumnya telah membentuk kekuatan keterampilan spasial untuk prestasi di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, teknik dan matematika. Berpikir ditingkat ini tidak ditemukan dengan bermain jenis lain dari video game, seperti teka-teki atau role-playing game.

Bermain video game juga dapat membantu anak-anak mengembangkan kemampuan memecahkan masalah, semakin banyak remaja dilaporkan bermain video game strategi, seperti role-playing game, semakin mereka membaik dalam pemecahan masalah dan nilai sekolah tahun berikutnya. Terlebih lagi, kreativitas anak-anak juga ditingkatkan dengan memainkan segala jenis video game, termasuk game kekerasan.

Game anak sederhana yang mudah untuk di akses dan dapat dimainkan dengan cepat, seperti Doctor child dan Angry Birds, dapat meningkatkan suasana hati pemain, mempromosikan relaksasi dan menangkal kecemasan, kata studi tersebut. Jika bermain video game hanya membuat orang lebih bahagia, ini tampaknya menjadi manfaat emosional yang mendasar untuk dipertimbangkan. Dengan belajar untuk mengatasi kegagalan terus-menerus dalam permainan, maka  anak-anak akan membangun ketahanan emosional yang mereka dapatkan dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Author

Related

Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Post Reply